Jakarta, CNN Indonesia --
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama menunjukkan performa gemilang dalam debutnya di Moto3 Thailand 2026.
Veda Ega sempat bersaing meraih podium di Sirkuit Buriram. Hal ini menunjukkan potensi pembalap berusia 17 tahun itu saat memacu motor di lintasan.
Veda Ega sempat naik ke posisi ketiga pada lap ketujuh. Hanya saja, ia belum berhasil mempertahankan posisinya itu dari ancaman pembalap-pembalap lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Veda Ega mengakhiri balapan dengan finis kelima. Ini menjadi sebuah prestasi yang menggembirakan buat pembalap kelahiran Gunungkidul, Yogyakarta itu yang baru musim ini mentas di Moto3.
Berikut empat fakta usai Veda Ega finis kelima di Moto3 Thailand:
1. Veda Ega berhasil mencetak sejarah sebagai pembalap perama yang finis kelima di ajang Grand Prix.
2. Veda Ega menjadi pembalap Indonesia yang mengukir finis terbaik di ajang grand prix. Sebelumnya ada Mario Aji yang finis kesembilan di Moto2 Amerika 2025.
3. Veda Ega menjadi pembalap Indonesia dengan torehan finis terbaik dalam debut setelah Gerry Salim yang menempati posisi ke-16 di Moto3 Italia 2019.
4. Veda Ega menjadi pembalap pertama yang berhasil meraih poin dalam balapan perdana di ajang grand prix.
(jal)


















































