7 Air Rebusan untuk Bantu Bersihkan Paru-paru dan Legakan Napas

1 day ago 12
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Air rebusan dari sejumlah herbal disebut dapat membantu membersihkan paru-paru, terutama dari lendir dan iritasi akibat paparan asap rokok, polusi udara, hingga infeksi saluran pernapasan.

Air rebusan ini juga kerap digunakan untuk meredakan batuk berdahak dan mendukung daya tahan tubuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Paru-paru berperan vital dalam sistem pernapasan. Namun, paparan polutan, debu, dan mikroorganisme dapat memicu penumpukan lendir serta peradangan di saluran napas.

Dalam kondisi tertentu, lendir berlebih ini dapat memperberat batuk, sesak, hingga infeksi seperti bronkitis.

Sejumlah air rebusan herbal memiliki sifat ekspektoran, anti-inflamasi, dan antimikroba yang membantu mengencerkan dahak serta meredakan iritasi pada saluran pernapasan.

Meski tidak menggantikan pengobatan medis, minuman ini kerap digunakan sebagai pendamping perawatan.

Melansir dari berbagai sumber, berikut air rebusan yang dipercaya dapat membantu membersihkan paru-paru secara alami.

1. Air rebusan jahe dan kayu manis

Air rebusan jahe dan kayu manis dikenal memiliki efek menghangatkan dan membantu mengencerkan lendir di saluran napas.

Mengutip TuaSaúde, kombinasi ini bekerja sebagai ekspektoran alami yang membantu mengeluarkan dahak. Jahe bersifat anti-inflamasi, sementara kayu manis memiliki efek antimikroba yang membantu meredakan iritasi saluran pernapasan dan mendukung pemulihan pernapasan.

Sejumlah penelitian menunjukkan sifat antioksidan kayu manis bermanfaat bagi kesehatan paru, terutama pada kondisi peradangan kronis.

2. Jahe dan lemon

Jahe membantu meredakan peradangan dan batuk, sedangkan lemon kaya vitamin C yang mendukung sistem imun.

Kombinasi ini kerap digunakan untuk membantu membersihkan paru-paru dari lendir, sekaligus meringankan pilek dan hidung tersumbat. Tambahan madu dapat membantu mengurangi frekuensi batuk dan melapisi tenggorokan.

3. Peppermint

Peppermint mengandung mentol, senyawa yang membantu melegakan saluran napas dan mengurangi sensasi sesak. Minuman ini juga memiliki sifat antibakteri, antivirus, dan anti-inflamasi.

Teh peppermint sering digunakan untuk meredakan batuk, pilek, hidung tersumbat, serta membantu pengeluaran dahak dari paru-paru.

Cara menyajikan minuman ini cukup sederhana cukup masukkan daun mint ke cangkir teh dengan air mendidih dan biarkan meresap 5 hingga 10 menit. Minum 3-4 cangkir per hari.

4. Masala chai

Masala chai merupakan teh hitam yang dipadukan dengan rempah-rempah seperti jahe, kayu manis, cengkeh, lada hitam, kapulaga, dan tulsi.

Kombinasi rempah ini bersifat anti-inflamasi dan membantu membersihkan tenggorokan. Minuman ini kerap digunakan untuk meredakan batuk, pilek, dan gangguan pernapasan ringan.

Cukup haluskan semua bahan hingga membentuk pasta kasar. Kemudian tambahkan pasta ke air mendidih, tambahkan daun teh hitam dan gula secukupnya.

5. Akar licorice

Akar licorice atau akar manis dikenal memiliki sifat antivirus dan antimikroba. Teh licorice membantu meredakan batuk, mengurangi iritasi tenggorokan, serta membantu mengencerkan lendir di saluran napas.

Melansir dari Complete Gardening, akar licorice mempercepat penyembuhan dan dapat mencegah kerusakan lebih lanjut pada jaringan paru-paru. Rasanya yang cukup kuat, membuat licorice sering dipadukan dengan madu atau lemon.


6. Daun thyme dan madu

Daun thyme mengandung senyawa aktif seperti timol dan carvacrol yang bersifat antiseptik dan ekspektoran. Air rebusan thyme membantu melonggarkan dahak, meredakan batuk, dan menenangkan tenggorokan.

Tambahkan daun thyme kering ke dalam air mendidih dan biarkan meresap selama 5 hingga 10 menit. Tambahan madu membantu melapisi tenggorokan dan mengurangi iritasi.


7. Teh echinacea

Teh echinacea kaya antioksidan dan bersifat imunostimulan. Minuman ini membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh serta mengurangi durasi pilek, flu, dan sinusitis. Dengan berkurangnya infeksi, produksi lendir berlebih di paru-paru juga dapat menurun.

Letakkan 1 sdt akar atau daun echinacea ke dalam cangkir mendidih. Biarkan meresap selama 15 menit kemudian saring. Teh ini baik dikonsumsi dua kali dalam sehari.

Meski air rebusan herbal dapat membantu meredakan gejala pernapasan, cara ini tidak menggantikan pemeriksaan dan pengobatan medis.

Jika batuk berdahak berlangsung lama, disertai demam tinggi, sesak napas, atau nyeri dada, segera periksakan diri ke dokter.

(nga/fef)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Entertainment |