CNN Indonesia
Rabu, 22 Apr 2026 04:30 WIB
Ilustrasi. Terpikir untuk menikah? Sebaiknya cek dulu kesiapan dirimu. Berikut cara mengetahui kamu sudah siap menikah atau belum. (Dewi Maharani Astutik)
Jakarta, CNN Indonesia --
Menikah sebenarnya bukan keputusan mudah. Perlu banyak pertimbangan baik dari kesiapan diri maupun calon pasangan. Berikut ini cara mengetahui kamu sudah siap menikah atau belum.
Pernikahan adalah sebuah momen sakral yang jika bisa hanya dilakukan sekali seumur hidup. Pernikahan tidak seperti pacaran yang mayoritas hanya diisi dengan hal-hal yang indah-indah saja. Jika tidak dikelola dengan baik, maka bukan tidak mungkin pernikahan tersebut akan kandas di tengah jalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain kesiapan mental, kriteria kesiapan seseorang juga dilihat dari visi misi serta kesiapan finansial mereka. Dengan mengetahui kesiapan diri sebelum menikah maka hal-hal buruk yang bisa memicu pertengkaran bisa diminimalisir sejak dini.
Cara mengetahui kamu sudah siap menikah atau belum
Dirangkum dari berbagai sumber, terdapat setidaknya tujuh cara untuk mengetahui bahwa kita sudah siap menikah atau belum. Jika hal-hal ini sudah ada atau terpenuhi, maka kamu bisa dikatakan sudah siap untuk membina rumah tangga.
Begitu juga sebaliknya, jika ada yang belum terpenuhi maka alangkah baiknya jika dipikirkan lagi keputusan untuk menikah.
Berikut ini tujuh cara mengetahui kamu sudah siap menikah yang dapat dijadikan referensi.
1. Siap berkomitmen
Tanda kamu sudah siap menikah atau belum yang pertama adalah siap berkomitmen. Menikah adalah menyatukan dua individu dalam satu ikatan pernikahan.
Masing-masing pasangan yang memutuskan untuk menikah harus siap berkomitmen satu dengan yang lain. Hal ini sangat penting sebagai modal untuk dapat melalui halangan dan rintangan setelah menikah.
2. Finansial yang stabil
Memiliki finansial atau keuangan yang stabil dewasa ini menjadi sebuah keharusan bagi seseorang yang memutuskan untuk menikah. Dengan dukungan finansial yang stabil, maka salah satu penyebab konflik rumah tangga bisa diminimalisir.
Finansial yang stabil tidak harus kaya, tapi setidaknya kamu sudah memiliki penghasilan yang mencukupi untuk menjalankan rumah tangga bersama pasangan. Selain itu, usahakan untuk menyelesaikan utang produktif terlebih dahulu sebelum menikah karena ini dapat menyebabkan kesulitan finansial.
3. Berdamai dengan masa lalu
Sebelum memutuskan untuk menikah, pastikan Anda atau pasangan sudah berdamai dengan masa lalu masing-masing.
Seindah apapun perlakuan atau kisah bersama mantan, haruslah dikubur dalam-dalam dan dilupakan. Alasannya, seringkali permasalahan setelah menikah timbul karena salah satunya masih terjebak dengan masa lalu.
4. Dewasa secara emosional
Kedewasaan secara emosional sangat diperlukan pada saat memutuskan untuk berumah tangga. Bagaimanapun juga, bukan perkara mudah untuk menyatukan dua individu dalam satu ikatan pernikahan jika belum memiliki kedewasaan emosional.
Salah satu indikator seseorang belum memiliki kedewasaan emosional adalah tidak mau mengakui kesalahan.
5. Memiliki visi dan misi yang jelas
Ilustrasi. Cara mengetahui kamu sudah siap menikah atau belum salah satunya cek lagi visi misi setelah menikah. Hal ini akan membantu mengarahkan kehidupan berumah tangga. (Freepik)
Mungkin masih banyak pasangan yang kurang memperhatikan visi misi setelah menikah, padahal ini sangat penting. Dengan menentukan visi dan misi yang jelas, maka ke arah mana pernikahan akan dibawa menjadi lebih terarah.
Selain itu, kesamaan visi antar pasangan juga berfungsi untuk menjadi sebuah acuan jika terjadi perbedaan pendapat.
6. Realistis
Sebagai seorang manusia, kamu harus sadar jika tidak ada yang sempurna pada diri pasangan. Mau tidak mau, kamu harus bersiap untuk menghadapi semua hal yang mungkin saja terjadi setelah menikah.
Terlepas apakah itu hal baik atau hal buruk yang diberikan pasangan, kamu harus menerimanya dengan lapang dada.
7. Mencintai diri sendiri
Cara mengetahui kamu sudah siap menikah atau belum yang terakhir adalah mencintai diri sendiri. Sebelum ingin membahagiakan orang lain, pastikan kamu sudah bahagia dengan diri sendiri. Jika cinta pada diri sendiri belum terpenuhi, maka akan sulit untuk bisa memberikan cinta kepada pasangan.
Demikianlah tujuh cara mengetahui kamu sudah siap menikah atau belum yang dapat dijadikan referensi.
(ahd/els)
Add
as a preferred source on Google











































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478359/original/064555900_1768899201-_ARM7685.jpeg)





