Jakarta, CNN Indonesia --
Polisi Rio de Janeiro, Brasil menangkap delapan orang yang diduga terlibat dalam penganiayaan brutal terhadap seekor kapibara.
Kepolisian menyebut para pelaku, termasuk dua anak di bawah umur, memukuli hewan tersebut menggunakan tongkat dan batang besi dalam insiden yang terekam kamera pengawas pada Sabtu dini hari di kawasan Ilha do Governador.
Komisaris polisi yang menangani kasus ini, Felipe Santoro, mengecam keras aksi tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini adalah kejahatan brutal yang mengejutkan masyarakat," kata Santoro seperti dikutip dari O Globo seperti dilansir AFP, Selasa (23/3).
"Ini merupakan tindakan kekejaman ekstrem terhadap makhluk yang sama sekali tidak menimbulkan ancaman... namun tetap diserang dengan sengaja," sambungnya.
Kapibara jantan seberat sekitar 65 kilogram itu kemudian dibawa ke pusat perawatan satwa liar di Universitas Estacio untuk mendapatkan penanganan medis.
Dokter hewan sekaligus kepala pusat tersebut, Jeferson Pires, mengatakan kondisi hewan itu mulai membaik meski masih mengalami luka serius.
"Saya belum pernah menerima kapibara dengan tingkat kekerasan separah ini," ujarnya.
Pires menyebut hewan tersebut mengalami trauma di bagian kepala, pembengkakan disertai pendarahan di sekitar mata kiri, serta sejumlah luka di bagian punggung.
Kapibara, hewan pengerat terbesar di dunia yang berasal dari Amerika Selatan, dikenal memiliki sifat jinak dan kerap terlihat berkeliaran di wilayah perkotaan Brasil, terutama di sekitar sungai dan danau.
Dalam beberapa tahun terakhir, kapibara juga menjadi populer di media sosial dan sering dijadikan simbol ketenangan atau gaya hidup santai dalam berbagai meme.
Bahkan, warganet Indonesia sempat menjadikan meme kapibara viral dengan panggilan 'Masbro'.
(lau/sfr)
Add
as a preferred source on Google




































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5440135/original/042410700_1765423920-IMG-20251210-WA0008.jpg)












