CNN Indonesia
Selasa, 07 Apr 2026 09:30 WIB
Festival musik di London yang akan menampilkan Kanye West ditinggal sponsor diduga imbas sejarah panjang sang musisi terkait anti-Semit. (Getty Images via AFP/BRAD BARKET)
Jakarta, CNN Indonesia --
Festival musik di London yang akan menampilkan Kanye West ditinggal sponsor diduga imbas sejarah panjang sang musisi terkait anti-Semit. Padahal, West dijadwalkan tampil tiga malam dalam Wireless Festival pada Juli mendatang.
Penampilan di London itu sesungguhnya menjadi bagian dari tur comeback Eropa musisi yang meminta dirinya kini dipanggil sebagai Ye.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
AFP pada Minggu (5/4) memberitakan bahwa Pepsi selaku sponsor utama festival tersebut memutuskan untuk menarik diri dari Wireless Festival, tanpa memberikan alasan detail.
Serupa, Diego yang mereknya mencakup Johnnie Walker dan Captain Morgan juga mengundurkan diri setelah direncanakan menjadi merek mitra untuk acara tersebubt.
"Kami telah memberi tahu penyelenggara tentang kekhawatiran kami dan saat ini, Diageo tidak akan mensponsori Wireless Festival 2026," kata seorang juru bicara kepada AFP.
Terpisah, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyatakan keprihatinannya tentang penampilan West dalam festival itu saat para aktivis anti-Semit mendesak pemerintah untuk mencegah rapper tersebut memasuki Inggris.
Starmer mengatakan kepada surat kabar The Sun bahwa "sangat mengkhawatirkan Kanye West telah dipesan untuk tampil di Wireless meskipun pernyataan anti-Semitnya sebelumnya dan perayaan Nazisme".
Ia menambahkan bahwa "anti-Semit dalam bentuk apa pun menjijikkan dan harus dihadapi dengan tegas."
Sementara itu, Live Nation selaku perusahaan pengelola festival belum memberikan pernyataan resmi terkait hal tersebut.
Penyelenggara festival mengumumkan penampilan West di media sosial pada Maret 2026 yang memicu kritik dari organisasi Yahudi dan Walikota London Sadiq Khan.
Campaign Against Antisemitism, badan amal Inggris, pada 5 April mendesak Starmer untuk tidak menjadi "penonton pasif." Mereka juga menuntut supaya Starmer melarang West memasuki negara itu.
"Tentu ini kasus yang jelas," tulis badan amal itu di X, yang menunjukkan bahwa West dapat dilarang sebagai warga negara asing yang kehadirannya tidak kondusif bagi kepentingan umum.
Tak hanya di Inggris, tur Eropa West telah memicu kontroversi. Di Prancis, Wali Kota Marseille mengatakan rapper itu tidak diterima untuk konser di sana pada Juni mendatang.
West telah menyatakan penyesalannya atas ujaran anti-Semitnya, yang ia salahkan pada gangguan bipolar yang dideritanya.
Pada Mei 2025, ia merilis sebuah lagu berjudul Heil Hitler untuk memperingati 80 tahun kekalahan Nazi Jerman dalam Perang Dunia II. Lagu tersebut dilarang oleh platform streaming utama.
(chri)
Add
as a preferred source on Google































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5440135/original/042410700_1765423920-IMG-20251210-WA0008.jpg)


















