Adrian Maulana: Minyak Naik US$ 1 per Barel, Beban APBN Tambah Rp10 T

1 hour ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

CEO Inspira Adrian Maulana menaksir setiap kenaikan harga minyak dunia sebesar US$1 per barel bakal membebankan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia sebesar Rp10 triliun.

Adrian menjelaskan perang Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel berdampak terhadap terhadap segala aspek ekonomi, termasuk krisis energi imbas dari harga minyak yang terus bergejolak.

"Saya sempat menghitung, kenaikan US$1 (per barel) aja, itu beban APBN itu meningkat sekitar Rp10 triliun. Jadi bagaimana kalau harganya itu, katakanlah naiknya kita rata-rata di US$90 per barel, artinya beban APBN kita itu nambah Rp200-an triliun. Jadi ini memang masalah yang pelik yang harus dicari solusi terbaiknya sih," ujar Adrian dalam wawancara khusus bersama CNN Indonesia, Senin (13/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain menambah beban APBN, kenaikan harga minyak juga akan mendorong kenaikan harga barang kebutuhan masyarakat.

"Meskipun kita ini tidak serta-merta secara langsung terkait dengan situasi yang ada di geopolitik ini, tapi tetap itu berdampak kepada dapur rumah tangga kita," terangnya.

Melihat hal itu, menurut Adrian, masyarakat perlu memiliki kesadaran akan krisis dengan melakukan penghematan, salah-satunya dalam hal bertransportasi sehari-hari.

"Kita melakukan penghematan dari bagaimana kita bertransportasi sehari-hari, bagaimana kita menggunakan katakanlah energi di dapur sehari-hari. Nah, perlahan-lahan kalau nanti itu rasanya udah di dompet kita, di istri terutama, insyaallah awareness itu nanti akan timbul dengan sendirinya," pungkasnya.

[Gambas:Youtube]

(fln/sfr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Entertainment |