Airlangga soal Kereta Kilat Pajajaran: Silakan, Whoosh Jalan Terus

1 hour ago 3

CNN Indonesia

Sabtu, 29 Nov 2025 16:40 WIB

Airlangga Hartarto menegaskan Kereta Cepat Jakarta-Bandung alias Whoosh jalan terus meski nantinya ada Kereta Api Kilat Pajajaran. Airlangga Hartarto menegaskan Kereta Cepat Jakarta-Bandung alias Whoosh jalan terus meski nantinya ada Kereta Api Kilat Pajajaran. (REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan Kereta Cepat Jakarta-Bandung alias Whoosh akan tetap berjalan dan beroperasi meski ada Kereta Api Kilat Pajajaran.

"Silakan saja. Tidak apa-apa, Whoosh (akan tetap) jalan terus," ujar Airlangga singkat saat ditemui di Kota Kasablanka Hall, Sabtu (29/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal itu disampaikan setelah rencana mengenai Kereta Api Kilat Pajajaran sudah disepakati oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) bersama dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM.

Perkiraannya, transportasi tersebut akan memangkas waktu tempuh Jakarta-Bandung menjadi 1,5 jam saja.

Kereta api 'Kilat Pajajaran' merupakan transportasi dengan rute Stasiun Gambir, Jakarta sampai Kota Bandung dengan nilai proyek investasi yang dibutuhkan sebesar Rp8 triliun.

[Gambas:Video CNN]

Bahkan, KDM juga optimistis waktu tempuh dapat dipersingkat kembali menjadi satu jam, meski membutuhkan kajian lebih lanjut.

Direktur Utama PT KAI mengatakan kajian untuk proyek kereta api Kilat Pajajaran akan dimulai pada awal 2026.

KDM juga mengatakan Pemprov Jabar telah menyusun rencana pembiayaan yang akan disalurkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jabar senilai Rp2 triliun per tahun, dimulai dari tahun 2027 sampai 2030.

Hal tersebut berarti waktu pengerjaan proyek ini diprediksi akan dilakukan selama 4 tahun.

Tak hanya sampai Bandung, kereta api Kilat Pajajaran rencananya juga menghubungkan sampai Kota Banjar melalui Garut dan Tasikmalaya yang ditargetkan membutuhkan waktu tempuh selama hanya tiga jam.

"Kereta Kilat Pajajaran akan memangkas waktu tempuh relatif sangat cepat, Gambir-Bandung menjadi sekitar satu setengah jam," kata Dedi dalam keterangan di Bandung, Rabu (26/11).

"Bahkan layanan ini direncanakan terhubung hingga Garut, Tasikmalaya, dan Banjar dengan waktu tempuh sekitar dua jam melalui Bandung," tuturnya.

(lyd/chri)

Read Entire Article
Entertainment |