Jakarta, CNN Indonesia --
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman membeberkan penyebab dirinya jatuh pingsan usai menjalani prosesi Wisuda Purnabakti di Gedung MK, Jakarta Pusat, Senin (13/4).
Anwar menjelaskan bahwa kondisinya menurun akibat kurang istirahat karena asyik menonton tayangan podcast hingga menjelang pagi.
"Kurang Tidur. Sampai subuh begadang. Ya, ya biasa rajin nonton podcast aja kalau udah apa, tampilan negara-negara Balkan tuh. Kan habis pulang dari Bosnia gitu," ujar Anwar, di Gedung MK, Jakarta Pusat, Senin (13/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, ipar Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu juga mengaku pingsan karena perut yang kosong.
"Ya memang belum sarapan sih tadi," tambahnya.
Sebelumnya, Anwar yang baru saja merampungkan seluruh rangkaian jatuh pingsan di depan pintu pilar Gedung MK.
Ajudan beserta jajaran hakim, termasuk Wakil Ketua MK Saldi Isra dan Hakim Konstitusi Guntur Hamzah yang berada di dekatnya, dengan sigap menahan tubuh Anwar sebelum jatuh ke lantai. Mereka kemudian menggotong Anwar menuju ruang tunggu.
Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar prosesi Wisuda Purnabakti Hakim Konstitusi Anwar Usman, yang dirangkaikan dengan penyambutan dua Hakim Konstitusi baru, yakni Liliek Prisbawono Adi dan Adies Kadir.
Acara penghormatan ini dilangsungkan di hadapan Ketua MK beserta jajaran hakim konstitusi pada Senin (13/4) pukul 16.00 WIB, bertempat di Ruang Sidang Pleno Gedung I MK.
Prosesi ini menandai purnatugasnya Anwar Usman setelah mendedikasikan diri selama 15 tahun sebagai hakim konstitusi, dengan masa jabatan yang telah resmi berakhir pada 6 April 2026 lalu.
Sepanjang rekam jejaknya di MK, ia pernah mengemban amanah sebagai Wakil Ketua MK (sejak 14 Januari 2015) dan dipercaya memimpin sebagai Ketua MK pada periode 2018-2023.
(kna/dal)
Add
as a preferred source on Google

















































