Jakarta, CNN Indonesia --
Istri Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Sara Netanyahu, curhat karena sang buah hati dipermalukan alias dibully di dunia maya maupun nyata.
Sara menyampaikan curhatan tersebut saat pidato di pertemuan puncak Koalisi Global Membangun Masa Depan Bersama di Washington, Amerika Serikat, Kamis (26/3). Acara ini diinisiasi dan dihadiri istri Presiden Donald Trump, Melania Trump.
"Anak-anak saya telah menderita penghinaan dan kekerasan hanya karena mereka adalah anak-anak perdana menteri," ujar Sara, dikutip Times of Israel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia lalu berkata, "Kita harus mengutuk serangan pribadi terhadap anak-anak dalam situasi apa pun, baik secara langsung maupun secara daring."
Lebih lanjut, Sara mengatakan anak-anak tak bisa menavigasi dunia digital sendiri. Mereka butuh perlindungan, bimbingan, dan orang dewasa yang bertanggung jawab yang akan memastikan ruang daring bersifat positif, etis, dan mendidik.
Sebagai ibu, dia menyadari realitas bergerak begitu cepat dan membawa tantangan baru bagi setiap generasi.
Anak Netanyahu, Yair, yang berusia 34 tahun menjadi sasaran kritik di Israel karena sangat aktif di media sosial.
Yair bahkan berulang kali ribut dengan tokoh-tokoh publik, baik di dalam negeri Israel maupun di luar negeri, dan telah beberapa kali digugat.
Pada Agustus tahun lalu misalnya, dia menyatakan Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel Letnan Jenderal Eyal Zamir berada di balik "pemberontakan dan upaya kudeta militer." Komentar ini muncul setelah pimpinan militer itu tak setuju dengan operasi Israel di Jalur Gaza.
Sejak Israel meluncurkan agresi ke Palestina pada 2023, Netanyahu juga panen kritik dari berbagai kalangan, tokoh nasional maupun komunitas internasional.
(ns/agt)
Add
as a preferred source on Google
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5440135/original/042410700_1765423920-IMG-20251210-WA0008.jpg)

















