Jakarta, CNN Indonesia --
Pelatih Barcelona Hansi Flick percaya bisa melakukan remontada alias comeback dalam laga lawan Atletico Madrid pada leg kedua semifinal Copa del Rey.
Barcelona benar-benar ada di ujung tanduk lantaran tertinggal 0-4 dari Atletico. Pada pertemuan pertama di Madrid, Barcelona tak berdaya dan diberondong gol demi gol oleh Atletico.
Pada Selasa (3/3), giliran Barcelona yang bakal bertindak sebagai tuan rumah. Mereka harus mengejar selisih empat gol terlebih dulu bila masih ingin memiliki asa lolos ke final.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait hal tersebut, Hansi Flick optimistis timnya bisa bekerja keras mewujudkan hal tersebut.
"Kami tertinggal empat gol namun kami harus membuat sebuah hal yang mustahil jadi mungkin terjadi. Itulah tujuannya."
"Jelas itu tidak mudah. Namun, kami tidak akan menyerah. Penting bagi kami untuk bisa mencatat clean sheet, namun kami juga harus percaya pada kekuatan dan kemampuan bahwa kami bisa mencapainya. Kami harus selalu percaya. Sebagai contoh, pada tiap babak kami butuh mencetak dua gol," ujar Hansi Flick seperti dikutip dari situs klub.
Hansi Flick juga tak mau terbuai oleh fakta bahwa Barcelona beberapa kali melakukan remontada di masa lalu. Bagi Hansi Flick, yang terpenting adalah laga lawan Atletico.
"Kami tahu sejarah yang ada tetapi tugas kami adalah memastikan segalanya berjalan baik esok hari," ungkap Hansi Flick.
Hansi Flick menekankan bahwa timnya harus bisa melancarkan pressing agar permainan Atletico tak bisa berkembang. Namun di sisi lain, Barcelona juga mesti waspada terhadap ancaman serangan balik bila kehilangan bola.
"Kami harus bermain pintar. Kami harus melakukan press terhadap mereka, memenangkan duel dan membuat segalanya jadi sulit bagi mereka."
"Kami tidak boleh kehilangan penguasaan bola karena mereka sangat berbahaya dalam transisi [bertahan ke menyerang]. Kami harus bermain sebagai satu kesatuan, terutama untuk laga esok hari," ucap Hansi Flick.
(ptr/rhr)


















































