Berhasil Pulang, Gading Marten Tiba dengan Selamat di Jakarta

2 hours ago 5

CNN Indonesia

Jumat, 06 Mar 2026 14:00 WIB

Gading Marten mengabarkan sudah tiba di Jakarta dengan selamat setelah sempat tertunda untuk pulang dari Eropa gegara Perang Iran vs Israel-Amerika Serikat. Gading Marten mengabarkan sudah tiba di Jakarta dengan selamat setelah sempat tertunda untuk pulang dari Eropa gegara Perang Iran vs Israel-Amerika Serikat. (Screenshot dari Instagram @gadiiing )

Jakarta, CNN Indonesia --

Gading Marten mengabarkan dirinya sudah tiba di Jakarta dengan selamat setelah sempat tertunda untuk pulang dari Paris, Prancis, gegara Perang Iran vs Israel-Amerika Serikat.

Dalam unggahan di media sosial, Jumat (6/3), Gading Marten sempat mengunggah sebuah foto yang menunjukkan dirinya dan Medina Dina bersiap naik ke pesawat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Let's go home," tulis Gading dalam unggahan tersebut.

Lima jam kemudian, Gading mengunggah sebuah foto yang menunjukkan dirinya berada di dalam sebuah mobil yang melaju di tol ke arah Andara dan Cilandak Jakarta Selatan.

"Puji Tuhan, mendarat dengan selamat di Jakarta. Home sweet home," kata Gading dalam unggahan itu.

CNNIndonesia.com sudah meminta izin kepada Gading Marten untuk mengutip unggahan tersebut.

Gading Marten yang menjalani liburan bersama kekasihnya ke Eropa itu sebelumnya mengatakan mendapat banyak pertanyaan soal kondisinya di Eropa. Ia menjadi salah satu dari banyak orang yang penerbangannya terganggu gegara konflik di Timur Tengah.

"Emang ya cuma di text 'Ding, are you okay? Gimana pulangnya?' Senang dan terharu punya teman-teman kayak begitu," katanya.

"Well memang belum bisa pulang, jadi mencari jalan lain dari kota lain dan pesawat lain untuk pulang. Makasih ya guys. Doakan aman-aman saja dan kembali ke Jakarta soon, buat teman-teman yang senasib lagi traveling stay safe ya," lanjutnya.

Meski begitu, Gading Marten mengatakan dirinya bertemu sejumlah mahasiswa dan diaspora Indonesia di Paris. Bahkan Gading juga menyempatkan makan makanan Indonesia di Paris yang membuatnya merasa seperti di rumah.

AS dan Israel meluncurkan serangan bersama pada 28 Februari. Imbas bombardir ini, pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei tewas. Pada hari yang sama Iran langsung meluncurkan serangan balasan. Namun, saat itu mereka belum mengonfirmasi kematian Khamenei.

Keesokan harinya atau pada 1 Maret 2026, Iran baru mengumumkan kematian Khamenei. Pasukan Garda Revolusi Islam membalas dengan menggempur Israel dan aset militer AS di Timur Tengah.

Sejumlah lokasi pangkalan militer AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, Qatar, Irak, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab ikut kena serangan rudal balasan dari Iran. Perang itu menyebabkan berbagai penerbangan dan bandara di kawasan tersebut ditutup.

CNN menyebut pada Kamis (5/3), banyak penerbangan telah meninggalkan bandara di negara-negara Teluk Persia yang bersahabat dengan AS, termasuk kota Dubai dan Abu Dhabi di Uni Emirat Arab.

Hampir 2.000 penerbangan telah dibatalkan pada Rabu sore waktu UEA, menambah ribuan penerbangan internasional yang telah dibatalkan sejak Minggu, menurut data dari FlightAware.com.

Di luar wilayah tersebut, maskapai penerbangan lain terus mengubah rute atau membatalkan penerbangan yang dijadwalkan terbang di dekat zona konflik.

(end)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Entertainment |