BNI Jadi Bank Himbara dengan Dana Simpanan Tertinggi

1 hour ago 3

CNN Indonesia

Minggu, 30 Nov 2025 12:11 WIB

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI tercatat menjadi bank Himbara dengan dana simpanan tertinggi. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI tercatat menjadi bank Himbara dengan dana simpanan tertinggi. (CNN Indonesia/Adi Ibrahim)

Jakarta, CNN Indonesia --

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI tercatat menjadi bank Himbara dengan dana simpanan tertinggi. Hal itu terjadi setelah ada penguatan himpunan dana murah (CASA) dan transaksi digital lewat wondr by BNI.

Pada kuartal III 2025, BNI sukses menghimpun dana murah sebesar Rp613,4 triliun atau meningkat 13,3 persen. Peningkatan CASA itu ikut berkontribusi pada peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) BNI mencapai Rp934,33 triliun, tumbuh 21,4 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertumbuhan DPK tersebut menjadi level yang tertinggi sepanjang masa dan merupakan yang tertinggi di antara bank milik pemerintah.

Selain itu, strategi agresif digital transaction banking berhasil mendorong pertumbuhan fee-based income BNI menjadi 11 persen secara tahunan. Capaian ini berkontribusi sebesar 30 persen dari total fee-based income BNI hingga akhir kuartal III 2025.

Pertumbuhan tersebut dipengaruhi akselerasi kanal digital, khususnya aplikasi wondr by BNI yang mencatat lonjakan pengguna, dari 2,8 juta pada September 2024 menjadi 10,5 juta pengguna pada September 2025.

Nilai transaksi wondr by BNI sendiri mencapai Rp783 triliun, dengan sebanyak 866 juta transaksi tercatat sepanjang periode tersebut.

Di sisi lain, kanal BNIdirect untuk segmen korporasi juga mencatat tren positif, yakni nilai transaksi menjadi Rp8.080 triliun atau tumbuh 26,7 persen tahunan. Sementara itu, volume transaksi juga naik 14,8 persen menjadi 1.061 juta.

Pertumbuhan tersebut ikut memperkuat pendapatan berbasis komisi (fee income) yang berkelanjutan.

Sementara itu, capaian BNI dalam pertumbuhan DPK ini juga ikut didorong oleh kebijakan pemerintah yang menempatkan dana di bank-bank Himbara senilai Rp200 triliun.

Kebijakan tersebut dilakukan untuk memperkuat likuiditas perbankan nasional dalam rangka mengakselerasi penyaluran kredit dan mendorong pertumbuhan ekonomi. BNI sendiri menerima dana sebesar Rp55 triliun.

(end)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Entertainment |