BNPB: 23 Kabupaten-Kota di Sumatra Tetapkan Status Transisi Darurat

2 hours ago 4

CNN Indonesia

Kamis, 01 Jan 2026 18:20 WIB

BNPB mengumumkan 23 kabupaten/kota di Sumatra telah beralih ke status transisi darurat pascabencana. Fokus kini pada rehabilitasi dan rekonstruksi. BNPB menyebut sebanyak 23 kabupaten dan kota telah menetapkan status transisi darurat pascabencana di wilayah Sumatra. (ANTARA FOTO/IRWANSYAH PUTRA)

Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut sebanyak 23 kabupaten dan kota telah menetapkan status transisi darurat pascabencana di wilayah Sumatra.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan penetapan status itu dilakukan seiring bergesernya fokus penanganan dari fase tanggap darurat menuju tahap awal pemulihan.

"Kita harapkan memang semakin banyak daerah yang mulai berpindah ke transisi darurat," ujarnya dalam konferensi pers, Kamis (1/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Muhari merincikan kabupaten/kota yang telah menetapkan status transisi darurat yakni enam di wilayah Aceh, delapan di Sumatra Utara dan sembilan di Sumatra Barat.

Selain itu, BNPB mencatat masih ada tujuh kabupaten kota yang saat ini berada dalam proses penetapan surat keputusan (SK) peralihan dari status tanggap darurat menuju transisi darurat.

Ia menjelaskan pada fase transisi darurat ini proses penanganan bencana akan difokuskan pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Termasuk pembangunan hunian sementara dan tetap, pembersihan lingkungan, serta revitalisasi infrastruktur di wilayah terdampak.

Sementara itu, Muhari mengatakan hingga Kamis (1/1) sore, jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan longsor di Sumatra tercatat bertambah menjadi 1.157 orang.

Lebih rinci, ia menyebut, korban meninggal dunia di Aceh tercatat ada 530 jiwa dan 30 masih hilang. Kemudian, di Sumatra Utara tercatat 365 orang meninggal dunia dan 60 masih hilang.

Selanjutnya di wilayah Sumatra Barat tercatat sebanyak 262 jiwa meninggal dunia dan 74 masih hilang. Sehingga total masyarakat yang dilaporkan hilang saat ini mencapai 165 jiwa.

"Operasi pencarian masih terus dilakukan sampai kita mengupayakan jumlah korban atau daftar nama yang masuk dalam daftar pencarian berkurang seminimal mungkin," tuturnya.

Sementara untuk jumlah pengungsi bertambah sebanyak 2.196 jiwa. Dengan demikian, total warga yang mengungsi kini terdapat 380.360 jiwa di ketiga provinsi tersebut.

(tfq/har)

Read Entire Article
Entertainment |