Bos Badan Gizi Klaim MBG Dorong Uang Beredar Rp29 T

7 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengklaim program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut mendorong perputaran uang di masyarakat hingga Rp29 triliun dalam waktu sekitar satu setengah bulan.

Ia menyebut anggaran program yang disalurkan ke berbagai daerah memberikan dampak ekonomi langsung di tingkat lokal.

"Kalau kita lihat di proyeksi uang beredar saat ini satu setengah bulan itu kita sudah proyeksikan ada Rp29 triliun uang sudah beredar di masyarakat dan masing-masing ini dimiliki dan menyebar merata di seluruh provinsi," ujar Dadan dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Jumat (13/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dadan menjelaskan BGN pada tahun ini mengelola anggaran sekitar Rp268 triliun dengan tambahan dana cadangan Rp67 triliun.

Dari total anggaran tersebut, sekitar 93 persen disalurkan langsung melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur MBG di berbagai provinsi hingga tingkat desa.

Menurutnya, dana yang diterima setiap SPPG rata-rata mencapai hampir Rp1 miliar per bulan.

Dana tersebut digunakan sekitar 70 persen untuk pembelian bahan baku, 20 persen untuk biaya operasional termasuk gaji relawan, serta 10 persen sebagai insentif bagi pihak yang membangun SPPG.

Ia mencontohkan sebaran SPPG di berbagai daerah mencerminkan besarnya perputaran dana di wilayah tersebut.

Di Aceh, misalnya, terdapat 608 SPPG yang disebut menggerakkan sekitar Rp608 miliar per bulan, sementara di Jawa Barat dengan 5.295 SPPG perputaran dana mencapai sekitar Rp5,29 triliun setiap bulan.

Selain mendorong sektor pangan dan pertanian, Dadan mengklaim program MBG juga berdampak pada sektor ekonomi lain, termasuk penjualan kendaraan bermotor.

"Ternyata dari data AHM (Astra Honda Motor), kita melihat angka penjualan motor mencapai 4,9 juta tahun 2025 dan ini terdongkrak oleh program MBG. Karena saya dapat laporan, di SPPG itu pegawainya sekarang 60 persen beli motor," ujarnya.

Ia juga menyebut kebutuhan operasional SPPG berdampak pada peningkatan permintaan kendaraan roda empat. Menurut Dadan, setiap unit SPPG membutuhkan kendaraan operasional, sehingga bertambahnya jumlah SPPG mendorong permintaan mobil di pasar.

[Gambas:Video CNN]

(del/sfr)

Read Entire Article
Entertainment |