Jakarta, CNN Indonesia --
Banyak orang percaya makan telur bisa memicu bisul, terutama jika dikonsumsi berlebihan. Namun faktanya, telur bukanlah penyebab utama kemunculan bisul.
Mengutip WebMD, bisul biasanya muncul akibat infeksi bakteri Staphylococcus aureus yang masuk ke folikel rambut melalui luka kecil di kulit. Pada sebagian orang yang alergi telur, memang bisa timbul rasa gatal setelah mengonsumsinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi ini membuat kulit lebih sering digaruk dan berpotensi menimbulkan luka kecil yang kemudian menjadi pintu masuk bakteri penyebab bisul. Namun, telur tetap bukan penyebab langsung.
Lalu, jika bukan telur, makanan apa yang sebaiknya dihindari saat sedang terkena bisul? Merangkum berbagai sumber, berikut makanan yang dapat memperparah kondisinya:
1. Gorengan
Gorengan yang tinggi minyak dan lemak jenuh dapat memicu iritasi kulit serta memperburuk peradangan pada folikel rambut. Lemak jenuh dan minyak nabati olahan seperti minyak jagung dan kedelai juga dikaitkan dengan peningkatan hormon mirip insulin yang memicu munculnya jerawat dan bisul.
2. Makanan manis
Permen, kue, biskuit, dan minuman manis dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat. Lonjakan gula ini memicu pelepasan insulin dan hormon lain yang merangsang produksi minyak berlebih di kulit, meningkatkan risiko jerawat dan bisul.
3. Produk susu
Susu sapi dan produk olahannya dapat meningkatkan hormon yang memicu peradangan kulit. Kadar insulin dan androgen yang naik setelah mengonsumsi susu sering dikaitkan dengan bertambahnya jumlah dan keparahan jerawat maupun bisul.
4. Karbohidrat tinggi indeks glikemik
Roti putih, nasi putih, pasta berbahan tepung terigu, dan sereal dapat menyebabkan lonjakan insulin yang memicu produksi minyak serta peradangan di kulit. Konsumsi karbohidrat jenis ini terbukti meningkatkan risiko dan keparahan bisul.
5. Makanan pedas
Makanan pedas tidak secara langsung menyebabkan bisul, tetapi dapat memicu keringat berlebih yang membuat infeksi kulit lebih mudah terjadi. Konsumsi makanan pedas dan berminyak tanpa diimbangi serat juga bisa membebani organ detoksifikasi tubuh sehingga memicu penumpukan racun yang berpotensi menyebabkan bisul.
Jadi, meski telur kerap dituding sebagai biang bisul, justru beberapa makanan di atas lebih berpengaruh memperparah kondisi kulit. Untuk mencegah bisul, perbanyak konsumsi sayur, buah, dan air putih guna mendukung proses detoksifikasi dan menjaga kesehatan kulit.
(rea/tis)































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5246935/original/037886700_1749495798-063_2211629707.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354665/original/013548500_1758261702-IMG-20250919-WA0005.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5273468/original/039341400_1751624719-ClipDown.com_510960588_17904224745194387_1578158069668546407_n.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354825/original/018518100_1758265848-pongki_barata_csm_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303701/original/026205700_1754120479-Foto_7._Rosie_Pop-Up_Jakarta_-_Gandaria_City_Mall.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5326205/original/048148200_1756092105-IMG-20250825-WA0011.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5316299/original/029464000_1755231410-OFFICIAL_POSTER_-_FEED.jpg)