Jakarta, CNN Indonesia --
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji mengatakan penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengalami cedera level dua yang membuatnya diprediksi bakal menjalani pemulihan selama dua hingga tiga bulan.
"Sudah, sudah diperiksa (Mauro). (Cedera) Grade 2. Grade 2, ya. Jadi mungkin ya agak lumayan tuh. Mungkin kalau grade 2 mungkin bisa antara 2 sampai 3 bulan lah ya," ucap Sumardji dikutip dari Detik.
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman resmi mencoret Mauro Zijlstra untuk pertandingan final FIFA Series 2026 saat menghadapi Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Zijlstra cedera akibat benturan dalam pertandingan melawan Saint Kitts and Nevis, Jumat (27/3) lalu. Di laga itu, Zijlstra masuk pada menit ke-72 menggantikan Ramadhan Sananta.
Baru masuk Zijlstra langsung mendapat tekel keras dari lawan yang membuatnya mengerang kesakitan. Namun ia masih bisa melanjutkan permainan.
Ia kemudian hanya membutuhkan tiga menit sebelum mencatatkan gol debutnya untuk tim senior Garuda, saat dia memanfaatkan assist Joey Pelupessy di menit ke-75.
Namun, cedera Zijlstra tersebut ternyata serius dan membuatnya tidak bisa main lawan Bulgaria. Meski demikian, Zijlstra masih tampak menjalani latihan secara terpisah di Stadion Madya, Minggu (29/3).
Sebagai gantinya, pemain Bali United Jens Raven masuk skuad Indonesia melawan Bulgaria. Jika diturunkan nanti, Raven akan mencatatkan debutnya untuk tim senior Garuda, setelah beberapa kali dia tampil untuk Garuda Muda.
Sumardji mengungkapkan alasan Jens Raven dipilih sebagai pengganti Mauro yang cedera.
"Karena kan posisinya Jens sama Mauro sama sebagai striker, sehingga pertimbangan-pertimbangan itulah yang diambil oleh Coach John [Herdman]," kata Sumardji.
(rhr)
Add
as a preferred source on Google
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5440135/original/042410700_1765423920-IMG-20251210-WA0008.jpg)

















