Jakarta, CNN Indonesia --
Hidup tak lagu berarti bagi Noelia Castillo (25). Hidupnya yang berat membuat perempuan muda asal Spanyol ini memilih eutanasia.
Permintaan itu dilayangkannya pada 2024 lalu. Namun, baru pada Kamis (25/3) kemarin, permintaan eutanasia itu dikabulkan dan kehidupan sulitnya pun berakhir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya ingin pergi dengan tenang dan mengakhiri penderitaan. Titik," ujar Castillo beberapa hari sebelum kematiannya, dalam sebuah wawancara di saluran lokal Antena 3, melansir CNN.
Kisahnya memicu perdebatan hebat di seantero Spanyol, utamanya setelah hasil wawancara tersebut ditayangkan. Beberapa orang mendukung keputusannya, sementara beberapa lainnya mendesaknya untuk tidak memilih euthanasia.
Bukan sembarangan, keputusan eutanasia itu bermula dari kehidupan Castillo yang penuh gejolak usai perpisahan orang tuanya saat dirinya masih menginjak usia 13 tahun. Castillo menghabiskan waktu di pusat perawatan lantaran didiagnosis gangguan obsesif kompulsif (OCD) dan gangguan kepribadian ambang.
Castillo juga sempat mengalami beberapa pelecehan seksual selama hidupnya. Pelecehan pertama dilakukan oleh mantan kekasihnya. Pelecehan selanjutnya terjadi di sebuah klub malam, di mana ia diperkosa oleh dua pria tak dikenal.
Selanjutnya, ia juga mengalami pelecehan di sebuah bar. Tak tanggung-tanggung, pelecehan itu melibatkan tiga pria muda. Tapi, tak pernah satupun dari pelecehan itu yang dilaporkannya ke pihak kepolisian.
Castillo sempat melakukan percobaan bunuh diri. Ia selamat dari percobaan tersebut, namun harus mengalami kelumpuhan dan menggunakan kursi roda.
Hal itu menjadi titik baik yang mendorongnya untuk mempertimbangkan eutanasia.
"Tidur sangat sulit bagi saya. Saya juga mengalami sakit punggung dan kaki," ujar Castillo.
"Dunia saya sangat gelap. Saya tidak punya tujuan, tidak punya sasaran, tidak punya apa-apa," tambahnya.
Perjalanan berliku-liku
Ilustrasi. Seorang wanita muda asal Spanyol memilih untuk menjalani eutanasia. (iStockphoto/D-Keine)
Perjalanan Castillo untuk bisa menerima eutanasia tak berlangsung mulus. Euthanasia sendiri telah dilegalkan di Spanyol sejak 2021 lalu. Namun, pihak keluarga menentang keputusannya.
Permohonan eutanasia Castillo sebenarnya telah disetujui pada Juli 2024 lalu oleh Komisi Jaminan dan Evaluasi Catalonia. Komisi menemukan, Castillo memenuhi semua persyaratan hukum untuk menerima eutanasia.
Castillo dianggap memiliki kondisi klinis yang tidak dapat dipulihkan, membuatnya sangat tergantung dengan orang lain, mengalami rasa sakit, dan penderitaan kronis yang melumpuhkan. Kesemuanya membuat Castillo tidak bisa hidup mandiri dan berdampak negatif terhadap kehidupan sehari-harinya.
Namun, sang ayah melawan keputusan tersebut pada Agustus 2024. Ia melakukan upaya hukum untuk menghentikan proses eutanasia.
Sang ayah melalui proses hukum yang panjang melalui lima tingkat peradilan: Pengadilan Barcelona, Pengadilan Tinggi Kehakiman Catalonia, Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusional, dan Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa. Tapi, tak satu pun dari lembaga pengadilan itu yang menentang keputusan Castillo.
"Saya mengerti dia seorang ayah, bahwa dia tidak ingin kehilangan putrinya," ujar Castillo. Ia sendiri mengaku tak punya hubungan yang dekat dengan sang ayah.
"Dia mengabaikan saya. Jadi, mengapa dia ingin saya tetap hidup? Untuk menahan saya di rumah sakit?" tambahnya.
Penolakan berbagai lembaga pengadilan tersebut akhirnya membuat Castillo bisa melanjutkan keputusannya untuk eutanasia.
"Akhirnya aku berhasil, dan sekarang mungkin aku akhirnya bisa beristirahat. Aku tidak tahan lagi dengan keluarga ini, aku tidak tahan lagi dengan rasa sakit ini, aku tidak tahan lagi dengan semua yang menyiksa pikiranku," ujar Castillo.
Castillo mengucapkan selamat tinggal pada seluruh keluarganya. Ia juga meminta agar ia dibiarkan sendiri di saat-saat terakhirnya.
"Aku tidak ingin ada orang di dalam kamarku. Aku tidak ingin mereka melihatku memejamkan mata," ujarnya.
(asr)
Add
as a preferred source on Google
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5440135/original/042410700_1765423920-IMG-20251210-WA0008.jpg)

















