Dampak Perang Iran vs AS-Israel, F1 GP Bahrain dan GP Arab Saudi Batal

5 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Dampak situasi perang antara Iran vs Amerika Serikat-Israel membuat gelaran Formula 1 (F1) GP Bahrain dan GP Arab Saudi di bulan April batal digelar.

GP Bahrain dan GP Arab Saudi awalnya jadi rangkaian seri F1 yang digelar di bulan April. Awalnya GP Bahrain direncanakan digelar 12 April disusul GP Arab Saudi sepekan berikutnya.

Namun sebulan jelang waktu pelaksanaan, situasi di Timur Tengah masih belum kondusif. Alhasil, F1 pun mengambil keputusan untuk membatalkan dua seri tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Grand Prix Arab Bahrain dan Arab Saudi tidak akan digelar di April. Karena situasi yang terjadi di Timur Tengah, Grand Prix [F1], bersamaan dengan seri F2, F3, dan F1 Academy tidak akan digelar sesuai jadwal awal."

"Walaupun alternatif sudah dipertimbangkan, tidak ada seri pengganti yang akan dibuat di April," tulis Formula 1 dalam pernyataannya.

Formula 1 musim ini sudah menggelar seri pertama di Melbourne, Australia pada pekan lalu.
Setelah seri pertama, masih ada GP China dan GP Jepang yang akan digelar pada 15 dan 29 Maret.

Dengan ketiadaan dua seri di bulan Maret, balapan F1 bakal langsung berlanjut ke Miami Grand Prix pada 3 Mei mendatang.

Artinya, para pembalap akan punya jeda lima pekan dari GP Jepang menuju GP Miami.

[Gambas:Video CNN]

(ptr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Entertainment |