CNN Indonesia
Sabtu, 11 Apr 2026 16:30 WIB
Denada ungkap keinginannya supaya sang anak, Ressa Rizky Rosano, bersedia tinggal bersama di kediamannya setiap kali di Jakarta. (Tangkapan layar instagram @denadaindonesia)
Jakarta, CNN Indonesia --
Penyanyi Denada mengungkapkan keinginannya supaya sang anak, Ressa Rizky Rosano, bersedia tinggal bersama di kediamannya setiap kali sedang berada di Jakarta.
Harapan itu muncul seiring dengan membaiknya hubungan ibu dan anak tersebut setelah Denada mengonfirmasi kepada publik Ressa adalah anaknya dan akhirnya memamerkan momen pertemuan mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski menyadari adanya kendala jarak karena sang putra saat ini menetap di Banyuwangi, Jawa Timur, Denada berharap bisa menebus waktu yang sempat hilang dengan intensitas pertemuan yang lebih berkualitas.
"Insyaallah. Aku sih kepenginnya begitu. Ya aku udah bilang juga sama Ressa. Kalau lagi di Jakarta mungkin... karena kan Ressa tinggalnya juga di Banyuwangi ya. Jadi kalau lagi di Jakarta, yuk tinggal di rumah, gitu," kata Denada seperti diberitakan detikcom, Sabtu (11/4).
Selain menawarkan rumahnya sebagai tempat tinggal, putri mendiang Emilia Contessa ini juga menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh dan pendampingan terhadap apa pun karier yang dipilih Ressa di masa depan.
"Pasti, pasti. Aku juga bilang sama dia bahwa Insyaallah aku akan mendampingi dia, aku akan mendukung dia. Aku berdoa semoga dia bisa mendapatkan rezeki yang baik, yang berlimpah," doa Denada untuk Ressa.
Meski diliputi kebahagiaan karena hubungannya dengan sang putra telah menemui titik terang, penyanyi berusia 47 tahun ini mengakui masih gugup luar biasa saat kembali muncul di televisi dan berhadapan dengan sorotan media.
Ia kini mulai memberanikan diri kembali ke hadapan publik setelah sempat menarik diri beberapa waktu lalu. Sehingga, ini kini kembali menyatakan perlu waktu untuk menyesuaikan diri lagi.
"Aku gemetar dari tadi di dalam dan aku memang karena ini pertama kalinya aku bertemu sama kamera. Baik kamera dari teman-teman media, mikrofon, terus begitu di dalam juga ngelihat kamera, ngelihat lighting, dan segala macam," aku Denada.
Baginya, proses memperbaiki hubungan ini adalah perjalanan spiritual dan emosional yang panjang, sehingga ia sangat mengharapkan doa terbaik dari masyarakat.
"Bismillah, saya masih banyak harus proses sama diri sendiri juga. Tapi, bismillah semoga Allah memudahkan jalannya," tutur Denada.
(chri)
Add
as a preferred source on Google

















































