Eks Presiden Iran yang Moderat Ini Masuk Bursa Pengganti Khamenei

2 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah nama tokoh yang digadang-gadang menjadi kandidat kuat pengganti Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei terus bermunculan.

Khamenei tewas dalam serangan udara gabungan Israel dan Amerika Serikat pada 28 Februari lalu, memicu gempuran balasan Teheran ke aset-aset militer Amerika di Timur Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejauh ini, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Larijani; anggota Dewan Kepemimpinan Sementara, Ayatollah Alireza Arafi; dan putra mendiang Khamenei, Mojtaba Khameni, disebut sebagai nama-nama yang mungkin akan mengganti Khamenei.

Namun, belakangan nama mantan Presiden Hassan Rouhani juga masuk prediksi bursa pengganti Khamenei.

Para analis mengatakan, kemungkinan comeback Rouhani ke politik merupakan bukti geometri faksional Iran: gaya pemerintahan yang mengutamakan kompromi taktis, pengelolaan ekonomi, dan keterlibatan yang terkendali, sembari memegang konstitusional-religius Republik Islam.

[Gambas:Video CNN]

Saat Iran merencanakan suksesi Khamenei, mereka menghadapi pertanyaan utama: apakah ingin mencari sosok yang dapat memperluas legitimasi dengan memasukkan tokoh-tokoh pragmatis atau memperkuat sikap yang mengutamakan keamanan?

Selama ini, Iran dipimpin oleh ulama "hawkish" yang konservatif cenderung radikal yang mengutamakan pendekatan militer dan keamanan.

Sementara itu, Rouhani dianggap sebagai sosok yang berada di tengah-tengah itu yang justru cenderung lebih moderat dalam beberapa hal dan mengutamakan dialog serta diplomasi.

Berlanjut ke halaman berikutnya >>>


Read Entire Article
Entertainment |