Jakarta, CNN Indonesia --
Kontroversi mengguncang dunia balap setelah pembalap Moto3 asal Spanyol Adrian Fernandez resmi didiskualifikasi dari enam balapan awal musim 2026.
Keputusan ini membuat Fernandez terlempar dari posisi tiga besar klasemen, sementara pembalap asal Indonesia Veda Ega Pratama yang sebelumnya berada di posisi keempat naik menempati peringkat ketiga.
Fernandez terbukti melakukan pelanggaran teknis serius terkait penggunaan mesin. Menurut pengumuman resmi MotoGP, dua mesin yang dipakai pembalap Leopard Racing tersebut dibuka tanpa izin dari pihak berwenang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini dikategorikan sebagai bentuk manipulasi mesin yang tidak sah dan melanggar regulasi teknis Moto3. Regulasi tersebut menetapkan standar durabilitas dan prosedur penyegelan mesin agar persaingan tetap adil bagi semua pembalap.
Sebelumnya, Fernandez berada di posisi ketiga klasemen dengan koleksi 90 poin. Dengan diskualifikasi yang mencakup enam balapan awal, Fernandez kehilangan 77 poin, sehingga total poinnya tersisa hanya 13.
Dampak dari diskualifikasi ini langsung dirasakan oleh Veda, yang kini naik ke peringkat ketiga klasemen pembalap Moto3.
Reaksi dari tim Fernandez masih belum disampaikan, namun pihak Leopard Racing diperkirakan akan mengajukan banding terhadap keputusan ini.
(nva/nva/rhr)
Add
as a preferred source on Google































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502414/original/021404400_1770979645-Alpha-Group----Infinity-Nado---Poster---KV-Master-Landscape.png)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494418/original/033754100_1770287739-KLBB.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497325/original/042233100_1770624882-a-dan-z-insyaallah-cinta-ff0053.webp)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495919/original/059923900_1770447341-Desain_tanpa_judul__2_.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500508/original/066346400_1770868016-yujin.jpeg)






