Harga Minyak Turun ke US$94,27 saat Sinyal Damai AS-Iran Dimulai Lagi

3 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Harga minyak mentah dunia kembali catatkan penurunan pada Rabu (15/4) setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran berencana melanjutkan perundingan damai.

Berdasarkan laporan Reuters, harga minyak mentah berjangka Brent turun 52 sen atau 0,55 persen menjadi US$94,27 per barel pada pukul 00:54 GMT atau 07.54 WIB.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun US$1,04, atau 1,1 persen menjadi US$90,24.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Presiden AS Donald Trump pada Selasa (14/4) mengatakan perundingan untuk mengakhiri konflik antara AS-Israel dan Iran dapat dilanjutkan di Pakistan dalam dua hari ke depan.

Sebelumnya, negosiasi kedua pihak sempat gagal pada akhir pekan lalu dan membuat AS memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran.

Seorang pejabat AS juga menyebut kapal perusak Negeri Paman Sam sempat menghentikan dua kapal tanker minyak yang mencoba meninggalkan Iran.

[Gambas:Youtube]

Kondisi itu menunjukkan ketegangan masih terjadi meskipun kedua negara sedang menjalani gencatan senjata selama dua pekan.

"Meskipun tajuk berita diplomatik menunjukkan kemungkinan pembaruan pembicaraan AS-Iran dan bahkan pelonggaran sementara pembatasan transit, kenyataan di lapangan tetap terpecah," kata Schork Group dalam sebuah catatan.

"Hasilnya adalah pasar yang terus mematok harga berdasarkan probabilitas gangguan aliran, alih-alih kembali ke titik keseimbangan," tulis catatan tersebut.

Pasar juga berisiko kehilangan pasokan setelah dua pejabat pemerintah AS mengatakan Washington tidak akan memperpanjang dispensasi sanksi selama 30 hari terhadap minyak Iran di laut yang berakhir pekan ini.

AS juga membiarkan dispensasi serupa untuk sanksi minyak Rusia berakhir pada akhir pekan lalu.

Pelaku pasar kini menunggu data persediaan resmi AS dari Administrasi Informasi Energi (EIA) yang dijadwalkan pada pukul 10:30 pagi ET atau 14:30 GMT (21:30 WIB).

Reuters memperkirakan stok minyak mentah AS akan naik tipis dari pekan lalu, sedangkan persediaan bensin dan distilat kemungkinan turun.

(dhz/ins)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Entertainment |