Jakarta, CNN Indonesia --
Beberapa hari belakangan warga Tangerang Raya, Banten, dihebohkan isu 'pocong' keliling hingga 'pocong' bergolok.
Isu keberadaan 'pocong keliling' itu bahkan sampai merembet ke wilayah Jakarta Barat yang bertetangga dengan Tangerang.
Mengutip dari detik.com, kehebohan mengenai pocong di wilayah Tangerang ini sudah bergulir sejak awal pekan ini. Kehebohan itu berawal dari viral isu teror pocong di Kecamatan Rajeg, Tangerang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam narasi yang beredar, sosok menyerupai pocong itu diduga bukan kejadian mistis, melainkan modus tindak kriminal. Pelaku disebut sengaja menyamar untuk menakuti penghuni rumah agar panik dan membuka pintu dan jadi sasaran perampokan.
Menanggapi unggahan tersebut, polisi meminta masyarakat tetap tenang tapi waspada.
"Tingkatkan kewaspadaan, namun tenang dan tidak panik serta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum tervalidasi dengan tidak menyebarkan kabar yang belum jelas kebenarannya," kata Kapolresta Tangerang Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, Selasa (19/5).
Polresta Tangerang kemudian mengecek lokasi yang disebut menjadi tempat munculnya teror pocong di Kecamatan Rajeg. Polisi telah mengecek di sekitar lokasi dimaksud, tapi hasilnya nihil.
"Ya, sampai saat ini belum ditemukan. Kami masih melakukan pendalaman karena belum ada laporan resmi yang masuk atau disampaikan kepada pihak kepolisian terkait kejadian tersebut," ujar Kasi Humas Polresta Tangerang Ipda Sandro Tree Bahara, Rabu (20/5).
Kehebohan 'pocong' juga terjadi di kawasan Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Isu soal adanya 'pocong' keliling di wilayah Ciputat Timur ini beredar di media sosial, termasuk Thread
Cerita tersebut menyebar luas dengan cepat. Polisi yang mendapatkan informasi mengenai kemunculan 'pocong' ini bergerak mengecek ke lokasi yang dimaksud, dan tak menemukan apapun.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq memastikan tidak ada pocong atau sosok hantu di wilayah tersebut. Hasil penelusuran polisi, 'pocong' itu adalah pengamen yang sedang cosplay.
"Jadi tidak ada pocong, yang ada adalah pengamen yang cosplay jadi pocong," katanya, Kamis (21/5).
Masih di Tangerang Selatan, polisi juga menerima informasi adanya 'pocong' bergolok yang diterima langsung melalui hotline Polsek Pamulang. Kompol Bambang mengatakan informasi tersebut disampaikan seseorang melalui hotline Polsek Ciputat Timur, pada Kamis (21/5) sekitar pukul 21.00 WIB.
"Ada seseorang lapor ke hotline, katanya dia menerima informasi dari temannya bahwa 'pocong' lagi beredar di lapangan bola Jalan Cempaka Raya, Rengas, Kecamatan Ciputat Timur," kata Bambang, dalam keterangannya, Jumat (22/5).
"Laporannya itu dia menyampaikan info katanya dari temannya, bahwa 'pocong' itu modus begal, sudah ada kena bacok walau hanya goresan saja. Itu dia juga katanya temannya, bukan dia sendiri yang mengalami," sambungnya.
Polisi kemudian menelusuri informasi tersebut dengan mendatangi lokasi. Namun, setelah dicek, polisi tidak menemukan adanya 'pocong' dimaksud.
"Sudah dicek ke TKP nihil, warga sekitar juga kita tanyai tidak ada yang melihat 'pocong'," kata Bambang.
Saat polisi hendak mengkonfirmasi kembali soal informasi tersebut, sayangnya nomor ponsel si pelapor sudah tidak aktif.
Merespons maraknya isu soal 'pocong', Bambang mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi yang tersebar di media sosial. Masyarakat diimbau untuk bijak menggunakan media sosial.
"Jangan menyebar hoax untuk membuat resah masyarakat dan masyarakat juga kami imbau untuk tidak langsung percaya informasi di media sosial. Cek dan ricek kembali faktanya," kata dia.
Jakarta Barat
Di wilayah Jakarta juga mencuat mengenai kemunculan 'pocong'. Kabar adanya teror 'pocong' jadi-jadian sebagai modus kriminal juga muncul di Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar) yang juga bertetangga dengan Tangerang.
Isu tersebut beredar di media sosial. Foto penampakan 'pocong' diunggah pengguna media sosial menyebutkan kemunculan sosok berkain putih itu muncul di depan rumah neneknya.
Masih dalam narasi yang beredar, muncul dugaan aksi teror pocong tersebut menjadi modus kejahatan, yaitu pencurian, perampokan, dan menakut-nakuti warga.
Kapolsek Kalideres Kompol Rihold Sihotang mengatakan pihaknya menelusuri kabar tersebut, dan belum ada laporan polisi terkait isu pocong itu. Dan, setelah melakukan pengecekan ke lokasi, polisi memastikan isu 'pocong' jadi-jadian di Jakbar tak benar atau hoaks.
"Kita udah cek melalui bhabinkamtibmas kita, unit reskrim. Yang disampaikan yang di medsosnya itu, nggak ada kejadian seperti itu," ujar Rihold.
"Memang warga di situ (Kalideres) juga udah dapat informasi kayak seperti Tangerang, di tempat-tempat lain ada seperti itu katanya, masih simpang siur. Hoaks," sambungnya.
Rihold mengimbau warga tidak mudah percaya pada informasi yang belum tentu kebenarannya.
Baca berita lengkapnya di sini.
(kid/ugo)
Add
as a preferred source on Google




































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502414/original/021404400_1770979645-Alpha-Group----Infinity-Nado---Poster---KV-Master-Landscape.png)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5487999/original/004167400_1769691707-WhatsApp_Image_2026-01-29_at_19.03.40.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494418/original/033754100_1770287739-KLBB.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489790/original/094589100_1769932030-WHISNU_SANTIKA_-_2026_-_03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497325/original/042233100_1770624882-a-dan-z-insyaallah-cinta-ff0053.webp)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495919/original/059923900_1770447341-Desain_tanpa_judul__2_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490533/original/059684000_1770014554-1500x845.jpg)

