Jakarta, CNN Indonesia --
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka anjlok alias melemah hampir 2 persen pada perdagangan Senin (2/3).
Mengutip RTI Infokom, IHSG turun 161,03 poin atau 1,96 persen ke level 8.092. Pada pembukaan, IHSG sempat turun ke level 8.049 sebelum naik ke titik tertingginya di level 8.097
Volume perdagangan tercatat sebanyak 2,14 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp1,43 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat 187 ribu kali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pembukaan perdagangan ini, 599 saham melemah, 59 saham menguat, dan 62 saham stagnan.
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan IHSG masih berpeluang melanjutkan kenaikan ke 8.440-8.650.
"Posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave (c) dari wave [x], sehingga masih berpeluang menguat ke 8.440-8.650," ujar Herditya dalam riset hariannya, Minggu (1/3).
Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 8.025, 7.861 dan resistance 8.306, 8.437 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni INDY, TAPG, TLKM, dan UNVR.
Sementara itu, Kepala Riset Kiwoom Sekuritas Liza Camelia Suryanata memproyeksikan IHSG mentok resistance di level 8.437.
"Secara mingguan, IHSG mentok persis di resistance MA20 pada weekly high 8437, menandakan tekanan jual masih mendominasi," ujar Liza.
Adapun Liza menyarankan untuk mengurangi posisi portofolio dan memperbanyak sikap wait and see untuk sementara waktu akibat tensi geopolitik global. Dengan sentimen tersebut, ia memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 8.000-7.950, dan 7.840.
Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni AKRA, ESSA, MEDC, dan TINS.
(fln/ins)


















































