Jenis Prestasi dan Pembobotan Skor di SPMB DKI Jakarta 2026

3 hours ago 4

CNN Indonesia

Selasa, 26 Mei 2026 09:20 WIB

Tidak semua jenis prestasi dapat digunakan untuk mendaftar SPMB DKI Jakarta 2026. Berikut ketentuan jenis prestasi di SPMB DKI Jakarta. Ilustrasi. Tidak semua jenis prestasi dapat digunakan untuk mendaftar SPMB DKI Jakarta 2026. Berikut ketentuan jenis prestasi di SPMB DKI Jakarta. (CNN Indonesia/Adi ibrahim)

Jakarta, CNN Indonesia --

Calon peserta yang hendak melakukan pendaftaran lewat jalur prestasi di Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Provinsi DKI Jakarta 2026 mesti menyiapkan berbagai sertifikat kemudian diunggah ke dalam sistem.

Akan tetapi, perlu diketahui bahwa tidak semua jenis prestasi akademik dan nonakademik dapat digunakan untuk mendaftar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pasalnya, Pemprov DKI Jakarta sudah mengatur jenis-jenis prestasi, termasuk kategori penyelenggara lomba sampai dengan bobot skor lewat Petunjuk Teknis (Juknis) SPMB Jakarta 2026.

Pada aturan yang tertuang dalam Petunjuk Teknis Penerimaan Murid Baru bernomor 238 Tahun 2026, disebutkan bahwa sertifikat dari festival, eksibisi, undangan sampai lomba nonresmi bisa digunakan, tetapi mesti memenuhi syarat yang ditentukan.


Jenis prestasi yang diakui di SPMB Jakarta 2026

Dalam aturan tersebut, disebutkan bahwa prestasi untuk SPMB Jakarta yang bisa digunakan meliputi prestasi akademik dan nonakademik.

Prestasi baik akademik maupun nonakademik yang bisa digunakan adalah berada pada 3 peringkat teratas untuk tingkat internasional, nasional, provinsi, dan kota/kabupaten administrasi.

Adapun jalur prestasi akademik yang berlaku berup nilai rapor sepanjang 5 semester terakhir dan prestasi di bidang sains, teknologi, riset, inovasi, dan/atau bidang akademik lainnya.

Sementara prestasi nonakademik, berupa pengalaman sebagai ketua dan/atau pengurus organisasi kesiswaan (seperti pramuka, paskibra, hingga PMR), prestasi di bidang seni, budaya, bahasa, olahraga, keagamaan (seperti Hafiz Quran).

Tidak hanya itu, untuk calon murid baru jenjang SMA, prestasi yang didapat juga mesti diperoleh dalam 3 tahun terakhir, yaitu ketika calon peserta SPMB berada di kelas 7, 8, 9 SMP dengan batas akhir perolehan sertifikat tanggal 31 Maret 2026.

Kemudian, untuk kuota penerimaan murid baru pada SMP, jalur prestasi total mendapatkan 27 persen kuota dengan jalur prestasi akademik 20 persen dan nonakademik 7 persen.

Sementara untuk tingkat SMA, kuota jalur prestasi sebanyak 32 persen dengan rincian prestasi akademik 25 persen dan jalur prestasi nonakademik 7 persen.


Skor prestasi SPMB Jakarta 2026

Dihimpun dari berbagai sumber, sistem pembobotan skor diterapkan berdasarkan pada tingkat kejuaraan dan kategori penyelenggara.

Lebih tinggi tingkat lomba dan tergolong resminya penyelenggara, skor yang akan diperoleh pun semakin besar.

Contohnya, untuk juara 1 tingkat internasional dari kategori kedinasan misalnya, mendapat skor 100. Semakin tinggi raihan juara dan tingkat perlombaan, semakin tinggi skornya.

Skor prestasi calon peserta juga bisa didapatkan dari seleksi atau kegiatan Paskibra, Jambore Nasional, Pramuka, hingga bidang lainnya seperti hafalan hafiz Qur'an.

Apabila jumlah calon murid baru yang mendaftar jalur prestasi melebihi daya tampung, maka dilakukan seleksi berdasarkan urutan berikut:

  1. Total pembobotan indeks prestasi
  2. Wilayah penerimaan murid baru prioritas
  3. Urutan pilihan sekolah
  4. Waktu mendaftar


Itulah ulasan mengenai jenis prestasi yang diakui di SPMB Jakarta tahun 2026 beserta pembobotan skor. Semoga bermanfaat.

(hdr/fef)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Entertainment |