Kejari Tangsel Sidak Proyek Strategis Pengendalian Banjir

2 hours ago 4

CNN Indonesia

Kamis, 01 Jan 2026 13:45 WIB

Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan pemeriksaan proyek strategis pengendalian banjir di wilayahnya. Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan pemeriksaan proyek strategis pengendalian banjir di wilayahnya. (CNN Indonesia/Fahrurozi).

Tangerang Selatan, CNN Indonesia --

Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan pemeriksaan proyek strategis pengendalian banjir di wilayahnya.

Salah satunya pembangunan turap penahan banjir di Perumahan Pondok Kacang Prima, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan.

Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah pengawasan untuk memastikan proyek pengendalian banjir berjalan sesuai aturan dan spesifikasi teknis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hari ini kita melakukan pemeriksaan bersama terkait proyek proyek strategis Pemerintah Kota Tangsel. Jadi sempat dikabarkan PPK maupun pelaksana kegiatan, terjadinya lewat waktu dari termin yang sudah disampaikan dalam kontrak pekerjaan," ujar Kasi Intelijen Kejari Kota Tangsel, Ronny Bona Tua Hutagalung, Rabu (31/12).

Namun, sambung Ronny, pihaknya tetap meminta proyek tersebut dikerjakan dengan sungguh-sungguh dengan memperhatikan kualitas dari bahan-bahan yang dipergunakan.

"Sehingga akan memberikan dampak yang luar biasa kedepannya bagi masyarakat di Kota Tangsel. Kesimpulannya bahwa memang pekerjaan itu tertunda bukanlah karena memang disengaja ataupun kelalaian," ucapnya.

Penundaan, sambungnya, terjadi lantaran faktor cuaca maupun geografis di lokasi tersebut. Cuaca ekstrem itu menjadi kendala sehingga agak sulit untuk menyelesaikan tepat pada waktunya.

"Namun, sudah disampaikan juga bahwa pihak penyelenggara penyedia itu akan bersedia untuk membayarkan denda keterlambatan untuk setiap hari keterlambatan yang terjadi. Satu per mil biasanya dari nilai kontrak," kata dia.

Kabid Sumber Daya Air Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Cipta Karya (DSDABMBK) Kota Tangsel, Eka Pribawa mengaku proyek strategis yang terkendala cuaca itu bernilai Rp15 miliar. Pembangunan itu ada pada dua titik.

"Pengerjaan segmen Bintaro Galeri dan segmen Pondok Kacang Prima. Seharusnya proyek tersebut rampung pada 30 Desember 2025 ini," ucapnya.

Dia juga menyatakan akibat kendala cuaca ekstrem ini, pihak Kejaksaan Negeri Tangsel meninjau proyek ini dua kali. Walaupun, peninjauan itu memang sudah prosedur pengawalan.

"Jadi setiap progres kita laporkan kepada pihak Kejaksaan. Agar mereka tahu bahwa progres lapangan itu seperti apa dan kendalanya seperti apa," kata Eka.

(arl/sfr)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Entertainment |