Kemenkes Kerahkan Tim Cegah Penyakit Akibat Banjir di Sumatra

1 hour ago 3

CNN Indonesia

Sabtu, 29 Nov 2025 17:30 WIB

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menerjunkan tim untuk merespons bencana longsor serta banjir yang melanda sebagian wilayah di Sumatra. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menerjunkan tim untuk merespons bencana longsor serta banjir yang melanda sebagian wilayah di Sumatra. Ilustrasi. (REUTERS/Ferdy Siregar).

Yogyakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menerjunkan tim untuk merespons bencana longsor serta banjir yang melanda sebagian wilayah di Sumatra.

Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus menyebut tim reaksi cepat dari kementeriannya sudah berada di lokasi bencana untuk bantuan penanganan dari sisi medis.

Benjamin dan jajarannya akan menyusul terbang ke Aceh dan Sumatera Utara mulai Senin (1/12) besok. Sementara Menkes Budi Gunadi Sadikin sudah meninjau kondisi di Padang, Sumatera Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami datang besok ini ke sana kan sudah mulai bakal ada penyakit-penyakit akibat banjir, nah kita mulai strategi. Nanti mungkin leptospirosis mulai muncul, diare. Kami datang akan mengatur strategi supaya pemerintah daerah akan di-support oleh pemerintah pusat," kata Benjamin di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, DIY, Sabtu (29/11).

Bantuan yang diberikan pemerintah pusat kepada daerah tersebut meliputi stok obat-obatan serta fasilitas rumah sakit darurat juga posko-posko kesehatan yang sudah didirikan sejak beberapa hari lalu.

Sementara untuk tenaga medis, menurut Benjamin, berdasarkan hasil koordinasi bersama dinas kesehatan di daerah-daerah, diputuskan sejauh ini belum dibutuhkan personel tambahan.

"Kita punya pusat krisis (crisis center) ada di berbagai provinsi, jadi udah saling tektok rumah sakit, berapa kurang dokter, ternyata jumlah dokter aman, perawat aman. Kita nggak ada masalah di sana, tenaga medis nggak usah kirim dari Jawa, mereka di sana masih cukup," terangnya.

Banjir bandang merendam puluhan kabupaten dan kota di tiga provinsi di Pulau Sumatra, yakni Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir.

Per Jumat (28/11) malam, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto melaporkan sebanyak 174 orang meninggal dunia, 79 orang hilang, dan 12 lainnya luka-luka.

Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah tak tinggal diam menyikapi bencana alam yang terjadi belakangan ini.

Ia mengatakan pemerintah terus mengirimkan bantuan ke daerah terdampak. Prabowo juga berharap seluruh persoalan ini dapat segera teratasi.

(kum/sfr)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Entertainment |