Jakarta, CNN Indonesia --
Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, mengusung tekad jadi penjaga gawang nomor satu Ajax Amsterdam.
Maarten Paes jadi sorotan kala mencatat debut bersama Ajax Amsterdam dalam pertandingan lawan NEC Nijmegen, Minggu (22/2). Laga itu berakhir imbang 1-1.
Meski timnya gagal menang, Paes mencatat tujuh kali penyelamatan penting. Ia menegaskan ingin terus berusaha hingga jadi kiper utama di tim ibukota Belanda tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya bisa saja duduk di bangku cadangan di belakang [Vitezslav] Jaros musim ini. Tapi di musim panas [awal musim depan], posisi kiper utama akan terbuka dan saya harus mengasah kemampuan di latihan dan bersaing dengan kiper lain," kata Paes dikutip dari Voetbal Primeur.
Penjaga gawang 27 tahun itu sadar persaingan tak akan mudah. Namun Paes tetap yakin pelatih akan memilih kiper dengan kualitas terbaik untuk mendapat jam terbang reguler.
"Saya harus memastikan bahwa pelatih kiper yang baru tidak akan melewatkan saya. Apakah saya akan terima duduk di bangku [cadangan]? Diri saya yang lebih muda akan marah dengan itu. Tapi saya sekarang lebih santai," ujarnya.
Lebih lanjut Paes berjanji akan habis-habisan menjaga gawang Ajax saat tampil di lapangan. Menurutnya, kepentingan tim selalu lebih penting dibandingkan persoalan pribadi.
"Saya bertanding untuk lambang di dada di atas posisi apapun yang saya inginkan. Lambang Ajax akan selalu lebih penting dari nama [pribadi]," ucapnya.
(ikw/ikw/jun)


















































