Macron Umumkan Satu Prajurit Prancis Tewas dalam Serangan Iran di Irak

5 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Emmanuel Macron mengatakan satu personel militer Prancis meninggal dunia dalam serangan di wilayah Erbil, Irak.

"Perwira Arnaud Frion dari Batalyon Chasseurs Alpine ke-7 di Varces gugur demi Prancis dalam serangan di wilayah Erbil, Irak. Kepada keluarga dan rekan-rekan seperjuangannya, saya menyampaikan belasungkawa dan solidaritas terdalam bangsa Prancis," tulis Macron di akun media sosial X, Jumat (13/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Macron juga mengabarkan sejumlah prajurit Prancis lainnya terluka dalam serangan yang sama. Ia pun menegaskan perang di Timur Tengah "tidak bisa membenarkan serangan semacam itu."

"Serangan terhadap pasukan kita, yang terlibat dalam perang melawan ISIS sejak 2015, tidak dapat diterima. Kehadiran mereka di Irak sepenuhnya dalam kerangka perang melawan terorisme. Perang di Iran tidak dapat membenarkan serangan semacam itu," tulisnya.

Sebelumnya, Gubernur Erbil Omid Khoshnaw melaporkan serangan terjadi di pangkalan militer gabungan Peshmerga-Prancis yang terletak di subdistrik Malla Qara, Makhmour. Enam tentara Prancis terluka dalam insiden tersebut.

Meski begitu, Khoshnaw mengabarkan tidak ada pasukan Peshmerga yang terluka dalam serangan, demikian dilaporkan Al Jazeera.

Pada hari yang sama, Kementerian Pertahanan (Kemhan) Italia juga mengabarkan sebuah rudal menghantam pangkalan militer Italia di Erbil.

"Tidak ada korban jiwa atau luka di antara personel Italia. Mereka semua baik-baik saja," demikian pernyataan Kemhan Italia, seperti dikutip Al Jazeera.

Menhan Guido Crosetto sudah berkomunikasi dengan para komandan senior pasca insiden. Menurut keterangan Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani, pasukan militer Italia selamat karena berlindung di dalam bunker selama serangan.

Italia memiliki sekitar 300 tentara di Erbil untuk pelatihan pasukan keamanan Kurdi. Pasukan Prancis sementara itu ditempatkan di Irak sebagai bagian dari perang melawan ISIS.

(isa/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Entertainment |