Malaysia Konfirmasi Warganya Hilang Akibat Longsor di Sumbar

2 hours ago 5

CNN Indonesia

Minggu, 30 Nov 2025 12:20 WIB

Konsulat Jenderal Malaysia di Medan mengungkap satu warganya hilang di Sumatera Barat, sejauh ini diduga karena bencana longsor. Konsulat Jenderal Malaysia di Medan mengungkap satu warganya hilang di Sumatera Barat, sejauh ini diduga karena bencana longsor. (REUTERS/Stringer)

Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Luar Negeri Malaysia melalui Konsulat Jenderal Malaysia di Medan mengonfirmasi seorang warganya, Asrul Nizam bin Apridwson (30), dilaporkan hilang dan diduga terdampak bencana tanah longsor di Padang Panjang, Sumatera Barat.

Dalam keterangan yang diterima di Kuala Lumpur, Konsulat Jenderal Malaysia di Medan menyampaikan pihaknya saat ini bekerja sama secara intensif dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), BPBD Sumatera Barat, serta Polres Padang Panjang untuk memperoleh informasi terverifikasi terkait operasi pencarian dan penyelamatan yang sedang berlangsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir Antara, Konsulat Jenderal Malaysia juga mengimbau warga Malaysia di Sumatera Barat mematuhi semua arahan pihak berwenang setempat, seperti BNPB, BPBD dan Basarnas.

Warga diminta menghindari kawasan rawan longsor maupun banjir, serta memperhatikan penutupan jalur Padang-Bukittinggi melalui Lembah Anai yang masih diberlakukan.

Selain itu, warga Malaysia yang berada di wilayah terdampak disarankan segera melaporkan keberadaan mereka kepada Konsulat Jenderal agar proses komunikasi dan pemberian bantuan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Sebelumnya, banjir bandang menerjang Jembatan Kembar Padang Panjang pada Kamis (27/11) siang dan memutus akses Padang-Bukittinggi akibat material banjir yang menutup jalan.

Polda Sumatera Barat menyatakan petugas gabungan telah dikerahkan untuk membersihkan material, sementara masyarakat diminta menunda perjalanan dan mencari rute alternatif.

BPBD Padang Panjang menyebut proses evakuasi warga di sekitar lokasi longsor masih berlangsung, dan pendataan korban terdampak masih dilakukan. Pihak BPBD menduga ada korban jiwa namun jumlahnya belum dapat dipastikan.

Di wilayah lain, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan total 74 korban tewas akibat banjir dan longsor di Kabupaten Agam, Sumatera Barat hingga 28 November, serta 78 warga lainnya masih hilang. Operasi pencarian oleh tim gabungan masih terus dilakukan.

(del/fea)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Entertainment |