Massa Buruh May Day 2026 di Monas Dapat Sembako dari Istana Presiden

1 hour ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Ribuan massa dalam kegiatan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat, mendapatkan paket sembako gratis dari Istana Kepresidenan RI.

Mengutip dari Antara, sekitar pukul 11.54 WIB, puluhan truk boks berbaris memanjang ke arah Monas dari Pintu Patung Kuda.

Di sisi barisan truk itu dipasangi pagar sehingga penerima sembako hanya masuk dari gerbang yang telah disiapkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Massa yang ikut perayaan May Day bersama Prabowo di Monas itu pun mengantre dari gerbang agar mendapat jatah pembagian sembako tersebut. Di mulut gerbang, para buruh mendaftarkan diri dengan mencelupkan jari ke dalam cairan tinta.

Tinta pada jari itu menjadi penanda bahwa buruh yang bersangkutan telah mendapatkan paket sembako dan tidak dapat mengantri untuk kedua kali.

Setiap truk memiliki penanggung jawab masing-masing yang bertugas membagikan paket sembako. Personel polisi dan tentara juga terlihat mengawal pembagian sembako tersebut.

Umumnya, setiap truk berisi 1.000 paket sembako. Namun, truk boks besar dapat berisi hingga 1.400 paket sembako.

Bingkisan paket tersebut berwarna putih dan biru dengan tulisan "Istana Kepresidenan Republik Indonesia".

Setiap paket berisi beras, minyak goreng, kopi, mentega, teh, gula dan jenis sembako lainnya.

Keributan sempat terjadi saat proses pembagian sembako itu berlangsung, salah satunya karena faktor jumlah massa yang mengantre. Sebagian dari mereka saling dorong untuk berebut antrean, sementara sebagiannya lagi berebutan untuk keluar dari kawasan Monas melalui Pintu Patung Kuda.

Hingga pukul 12.00 WIB, pembagian sembako masih berlangsung dengan antrean yang tak kunjung surut.

Seorang buruh pabrik asal Tangerang bernama Dani ikut mengantre dan mendapatkan paket sembako.

"Tadi ke sini sama rombongan. Dapat (sembako), sih, tadi," kata Dani sambil menunjukkan paket sembakonya.

Dani yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) itu mengaku cukup kewalahan saat mengantre lantaran banyaknya buruh yang juga ingin mendapatkan jatah sembako.

"Padat banget tadi, tapi udah dapat. Kurang tahu tadi rombongan yang lain," ujar Dani.

[Gambas:Youtube]

(antara/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Entertainment |