Jakarta, CNN Indonesia --
Menpora Erick Thohir berharap Pengurus Pusat (PP) Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) bangkit dan lebih serius ke depannya.
Hal tersebut disampaikan Erick seusai menonton pertandingan play off Grup II Davis Cup 2026 antara Indonesia versus Togo di Stadion Tenis GBK, Senayan, Jakarta, Minggu (8/2).
"Mudah-mudahan tenis bisa bangkit. Saya berharap PELTI bisa serius, dan pemain saya rasa juga kita punya bakat-bakat yang bagus di tenis," kata Erick dalam rilis resmi Kemenpora, Minggu (8/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mudah-mudahan ini bisa konsisten. Apalagi bapak Presiden sudah memasukkan tenis sebagai 21 cabor unggulan. Di mana kita juga sudah susun budgetting untuk berfokus pada Olimpiade."
Secara pribadi Erick bahagia Indonesia memastikan satu tempat di putaran final Grup II Davis Cup 2026. Satu tempat tersebut diraih setelah Indonesia menang 3-0 atas Togo.
Belakangan ini tenis Indonesia mulai jadi sorotan kembali. Munculnya Janice Tjen salah satu katalisatornya. Kiprah Janice di belantika tenis dunia terus jadi sorotan publik.
Diharapkan tenis putra Indonesia juga bisa menuju ke arah sama. Dalam hal ini PP PELTI disebut punya peran vital dalam membangun dan mengembangkan tenis Indonesia.
"Kemarin waktu SEA Games juga para pemain memberikan yang terbaik untuk juara [meraih medali] emas. Terima kasih. Ini sebenarnya sudah menang 3-0 sama Togo."
"Artinya, kan lolos ke Grup II, tapi dengar-dengar tadi lebih semangat lagi mau lolos ke grup seterusnya, cuma satu-satu," kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PSSI ini.
Erick juga memberi isyarat bahwa Indonesia berpotensi jadi tuan rumah pelaksanaan Grup II Davis Cup 2026. Hanya saja Erick belum bicara jauh soal peluang tersebut.
(abs)



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383445/original/037337300_1760676426-ID_Seventeen_Teaser_Poster-3.jpg)













