Jakarta, CNN Indonesia --
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengungkapkan masih ada 300 ribu tiket kereta yang masih bisa diburu masyarakat selama periode 21 Maret hingga 1 April 2026. Jumlah tersebut disediakan untuk masyarakat yang belum sempat mudik pada masa pra-Lebaran.
Harapannya, masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan baik dengan melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI atau kanal resmi penjualan tiket kereta yang bekerja sama dengan KAI.
Sementara itu, Franoto mengatakan minat masyarakat untuk menggunakan kereta api sebagai moda transportasi mudik Lebaran tahun ini cukup tinggi, terutama pada tanggal-tanggal favorit menjelang Idulfitri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Peminat di mudik lebaran sampai dengan tanggal 20 (Maret 2026) ini cukup tinggi, sehingga ketersediaan tempat duduk dari hari ini sampai dengan tanggal 20 itu memang sangat tipis," kata Franoto saat ditemui wartawan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu (18/3).
Melansir Antara, Menurut Franoto tujuan favorit para penumpang dari Jakarta adalah Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Purwokerto, Bandung, Malang, dan Jember.
Dia juga mengungkapkan jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen per Rabu (18/3) mencapai 22.519 orang.
"Ini akan terus berlanjut atau terus meningkat seiring dengan penjualan tiket yang masih berlangsung sampai nanti tengah malam," ujar Franoto.
Berdasarkan data KAI, secara kumulatif, total penumpang berangkat pada periode 11-18 Maret 2026 mencapai 377.349 penumpang.
Stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi pada 18 Maret 2026, yakni Stasiun pasar Senen (22.519 penumpang), Stasiun Gambir (17.687 penumpang), dan Stasiun Bekasi (4.406 penumpang).
Dari total kapasitas 1.083.623 tempat duduk kereta api jarak jauh yang disediakan selama periode Lebaran, sebanyak 743.786 tiket telah terjual, dengan rata-rata okupansi mencapai 69 persen.
Di sisi lain, seorang penumpang kereta reguler bernama Nurma (23) dengan tujuan keberangkatan Cilacap mengatakan bahwa dia telah memesan tiket kereta sejak Februari 2026.
"Sejak 2 Februari lalu, lumayan susah, karena kita sampai malam, sampai setengah 2 pagi nge-war tiket," ujar Nurma di Stasiun Pasar Senen bersama temannya Esa (20).
Senada dengan Nurma, Esa juga mengaku melakukan war tiket kereta sejak Februari, dan sempat gagal beberapa kali saat memesan tiket.
Nurma yang bekerja sebagai baby sitter di Grogol itu mengaku tidak mengikuti program mudik dari pemerintah karena tidak mengetahui adanya program tersebut.
"Kalau mudik gratis belum pernah coba. Kita selalu ketinggalan informasi kalau mudik gratis," kata Nurma.
(ins)
Add
as a preferred source on Google

















































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5440135/original/042410700_1765423920-IMG-20251210-WA0008.jpg)
