Netanyahu Sadar Iran Sulit Dikalahkan: Perang Ini Butuh Waktu

4 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan perang melawan Iran akan membutuhkan waktu. Namun, Netanyahu mengklaim tidak butuh bertahun-tahun untuk mengalahkan Iran.

AS dan Israel memulai serangan ke Iran pada Sabtu (28/2). Serangan itu diklaim Presiden AS Donald Trump telah menewaskan sekitar 48 pimpinan Iran, termasuk pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai responsnya, Iran melancarkan serangan ke Israel dan sejumlah kota di Timur Tengah yang memiliki pangkalan militer AS, termasuk Uni Emirat Arab, Irak, Bahrain, dan Arab Saudi.

Trump akhir pekan lalu mengatakan perang melawan Iran tidak akan lama, yakni sekitar empat sampai lima minggu. Namun, Netanyahu menyebut perang mungkin akan butuh waktu lebih lama, meski tidak sampai bertahun-tahun.

"Saya katakan [perang] itu bisa cepat dan menentukan. Mungkin butuh waktu, tetapi tidak akan bertahun-tahun. Ini bukan perang tanpa akhir," kata Netanyahu dikutip dari Reuters.

Israel menyerang Iran dengan bantuan AS. Netanyahu menganggap perang melawan Iran sebagai peluang untuk perdamaian abadi di Timur Tengah, termasuk antara Israel dan Arab Saudi.

[Gambas:Video CNN]

"Ya, saya melihatnya," kata Netanyahu ketika ditanya apakah ia melihat jalan menuju perdamaian abadi di kawasan tersebut.

Dalam sebuah jajak pendapat yang dilakukan Reuters/Ipsos, akhir pekan lalu, menunjukkan hanya satu dari empat warga Amerika yang menyetujui serangan AS ke Iran yang telah menjerumuskan Timur Tengah ke dalam kekacauan.

Perang AS di Irak dan Afghanistan yang sebelumnya berlangsung selama beberapa tahun membuat banyak warga Amerika skeptis terhadap keterlibatan langsung Washington dalam perang di tanah asing.

Namun, Netanyahu mengatakan perang AS dan Israel melawan Iran menciptakan skenario bagi rakyat Iran untuk menggulingkan pemerintah mereka.

"Sekarang, tentu saja, pada akhirnya terserah rakyat Iran untuk mengganti pemerintah, tetapi kami sedang menciptakan, Amerika dan Israel bersama-sama sedang menciptakan, kondisi bagi mereka untuk melakukannya," kata Netanyahu.

Iran siap perang yang panjang

Sebelumnya Komandan Keamanan Iran, Ali Larijani, mengeluarkan ancaman untuk Amerika Serikat dan Israel dengan menyatakan Iran siap menjalani perang yang panjang melawan AS dan Israel.

Larijani mengatakan militer Iran sudah terlatih untuk menjalani perang yang panjang. Selain itu, pemerintah Iran juga tidak peduli dengan uang yang harus dikeluarkan untuk perang melawan Israel dan AS.

"Iran, tidak seperti Amerika Serikat, sudah siap menjalani perang yang panjang. Iran akan membela diri tanpa mempedulikan biaya apa pun," tulis Larijani melalui akun X, Senin (2/4), dikutip dari Al Arabiya.

(har)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Entertainment |