OJK Buka Suara soal Dana Member Indodax Lenyap

4 hours ago 5

CNN Indonesia

Jumat, 02 Jan 2026 15:33 WIB

OJK telah memanggil Indodax untuk meminta klarifikasi soal kasus hilangnya dana milik sejumlah member platform aset kripto tersebut. OJK telah memanggil Indodax untuk meminta klarifikasi soal kasus hilangnya dana milik sejumlah member platform aset kripto tersebut. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Jakarta, CNN Indonesia --

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) buka suara terkait laporan dugaan hilangnya dana milik sejumlah member Indodax.

OJK memastikan saat ini kasus tersebut masih dalam tahap penelusuran dan telah difasilitasi langsung bersama manajemen platform aset kripto tersebut.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Hasan Fawzi mengatakan otoritas telah memanggil Indodax untuk meminta klarifikasi serta memastikan tidak ada kepentingan maupun aset nasabah yang dirugikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah kita panggil dan kita fasilitasi. Kelihatannya sedang ditelusuri oleh manajemen Indodax. Pengawas sudah meminta agar Indodax menelusuri dan memastikan bahwa tidak ada kepentingan atau aset nasabah yang dirugikan," ujar Hasan di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan, Jumat (2/1).

Menurut Hasan, hingga kini masih terdapat perbedaan keterangan antara laporan dari nasabah dan penjelasan dari pihak pengelola. Karena itu, OJK masih menunggu hasil penelusuran internal yang dilakukan Indodax sebelum menyampaikan kesimpulan lebih lanjut kepada publik.

Ia menyebut manajemen Indodax bersikap kooperatif dalam proses tersebut, termasuk dengan meminta para nasabah yang merasa dirugikan untuk melampirkan bukti-bukti pendukung agar penelusuran dapat dilakukan secara menyeluruh.

"Masih dalam tahap penelusuran. Manajemen juga kooperatif dan sudah meminta para nasabah untuk melampirkan bukti-buktinya," jelas Hasan.

Hasan menegaskan belum dapat menyampaikan angka pasti terkait potensi kerugian karena proses penelusuran masih berjalan. Otoritas akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut setelah mendapatkan kejelasan dari hasil penelusuran manajemen Indodax.

Sebelumnya, Indodax telah menyampaikan klarifikasi resmi terkait isu dugaan kehilangan dana pengguna. CEO Indodax William Sutanto menyampaikan permohonan maaf atas kekhawatiran yang muncul di ruang publik.

"Kami memohon maaf atas kekhawatiran yang timbul di ruang publik akibat beredarnya informasi ini. Kami memahami perhatian masyarakat, dan kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap laporan secara bertanggung jawab dan transparan," ujar William dalam keterangan resmi, Senin (29/12) silam.

Ia menyatakan hasil penelusuran awal menemukan indikasi adanya akses ilegal ke akun pengguna yang tidak berasal dari sistem Indodax, melainkan dipicu faktor eksternal seperti phishing, malware, atau metode rekayasa sosial yang menargetkan perangkat dan kredensial pribadi pengguna.

Perusahaan menyebut akan menghubungi para member terkait satu per satu untuk melakukan penelusuran lanjutan sesuai kronologi masing-masing kasus, serta membuka ruang komunikasi bagi pengguna lain yang ingin memastikan kondisi akun mereka.

[Gambas:Video CNN]

(del/pta)

Read Entire Article
Entertainment |