CNN Indonesia
Sabtu, 29 Nov 2025 07:20 WIB
Kiper muda PSIM Yogyakarta, Khairul Fikri Ma'arif saat menepis bola serangan Persija. (CNNIndonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --
Kiper muda PSIM Yogyakarta, Khairul Fikri Ma'arif tak bisa menyembunyikan rasa deg-degan tampil di depan 56 ribu penonton Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) saat menghadapi Persija Jakarta, Jumat (28/11).
Pemain 22 tahun itu baru mencatat debut di Super League musim ini. Berstatus kiper ketiga di PSIM Yogyakarta, Fikri mengaku grogi langsung tampil di depan puluhan ribu penonton pada momen pertamanya unjuk gigi.
"Jujur rasanya ndredeg setelah lama sekali tidak main dan ada kesempatan jujur deg-degan sekali," kata Fikri dalam sesi jumpa pers usai PSIM lawan Persija.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya, momen pertama kiper kelahiran Purworejo, Jawa Tengah itu harus berbuah kekalahan 0-2. Laskar Mataram harus mengakui keunggulan Macan Kemayoran berkat dua gol dari Maxwell De Souza (77') dan Allano (95').
"Saya tetap bersyukur karena diberi kesehatan dan kesempatan untuk main. Terima kasih kepada pelatih untuk pelatih yang memberi kepercayaan pada saya. Terima kasih juga untuk Brajamusti yang hadir di stadion GBK," ujar Fikri.
Meski kebobolan dua kali, Fikri mendapat pujian dari sang pelatih, Jean Paul Van Gastel karena dianggap sudah menunjukkan mentalitas baja kontra tim raksasa dengan basis suporter masif.
"Saya menikmati suasana di sini. Saya mengapresiasi [Kiper PSIM] Fikri yang main di pertandingan sebesar ini melawan Persija," ujar Van Gastel.
Pelatih asal Belanda itu mengapresiasi performa Persija yang tampil dominan di sepanjang laga. Menurut eks asisten Giovanni Van Bronckhorst itu, skuad Macan Kemayoran pantas merebut tiga poin dari laga tersebut.
"Persija berhak untuk menang, kami tidak main buruk tapi kami juga tidak main bagus terutama di babak pertama," ujarnya.
Kekalahan mencegah PSIM naik ke tempat yang lebih tinggi di klasemen sementara. Meski demikian, Anton Fase dan kawan-kawan tetap berada di posisi keempat dengan 22 poin.
"Secara umum saya bangga kepada tim, kami berjuang demi mendapatkan poin tapi sayangnya persija menang. Setelah 13 pertandingan tidak ada yang menyangka kami ada di papan atas. Kami akan melakukan pemulihan dan mulai dari awal lagi," ucap Jean Paul Van Gastel.
(ikw/ikw/rhr)































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5246935/original/037886700_1749495798-063_2211629707.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354665/original/013548500_1758261702-IMG-20250919-WA0005.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5273468/original/039341400_1751624719-ClipDown.com_510960588_17904224745194387_1578158069668546407_n.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354825/original/018518100_1758265848-pongki_barata_csm_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303701/original/026205700_1754120479-Foto_7._Rosie_Pop-Up_Jakarta_-_Gandaria_City_Mall.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5326205/original/048148200_1756092105-IMG-20250825-WA0011.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5316299/original/029464000_1755231410-OFFICIAL_POSTER_-_FEED.jpg)