Pembersih Kaca Gedung Tewas Usai Terombang-Ambing Badai di Surabaya

3 hours ago 3

Surabaya, CNN Indonesia --

Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang di wilayah Surabaya memicu kecelakaan kerja maut di Gedung Apartemen Ascott, kawasan Pakuwon Mall, Senin (2/3).

Satu orang dilaporkan meninggal dunia.

Kejadian bermula pukul 14.30 WIB, saat dua orang pekerja, yakni Edy Suhartono dan Ribut Budiyanto, tengah melakukan aktivitas pembersihan kaca dinding gedung apartemen. Mereka menggunakan alat bantu gondola yang menggantung pada dinding bangunan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, saat pekerjaan berlangsung, hujan tiba-tiba turun dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang menyapu area tersebut. Kondisi ini membuat alat dan tempat bertumpu para pekerja berayun tak terkendali di udara.

Dua pekerja itu terombang-ambing di atas ketinggian. Salah satunya masih bertumpu pada gondola. Sementara satu pekerja lainnya, kondisinya menggelantung terkait tali pengaman, tubuhnya berkali-kali terbanting dan menghantam gedung.

Proses evakuasi segera dilakukan oleh tim internal Pakuwon Mall dengan dukungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya. Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, M Rokhim, mengonfirmasi satu orang tewas dalam kejadian tersebut.

"Satu orang meninggal dunia," kata Rokhim saat dikonfirmasi.

Korban meninggal dunia diidentifikasi bernama Edy Suhartono, pria asal Blitar. Sementara itu, rekan kerja korban yang mengalami luka-luka, Ribut Budiyanto (53), warga Tambak Wedi Baru, Surabaya, saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RS William Booth.

"Yang masih yang selamat dibawa ke RS William Booth. Yang meninggal masih di sini. Masih proses pemeriksaan inafis," ucapnya.

Hingga berita ini diturunkan, area kejadian masih dalam pengamanan pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai standar keamanan kerja saat kondisi cuaca buruk.

"Sudah selesai nunggu ini aja, nunggu proses pemeriksaan oleh kepolisian," pungkasnya.

(frd/gil)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Entertainment |