Prabowo Tawarkan Jadi Pengengah Iran-AS, Ini Jawaban Teheran

2 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi mengapresiasi tawaran Presiden RI Prabowo Subianto menjadi mediator gencatan senjata dengan Amerika Serikat.

Dalam pernyataan pada Senin (2/3), Boroujerdi menyatakan Iran menghargai niat baik pemerintah Indonesia terhadap perang yang makin meluas di Timur Tengah selama tiga hari terakhir ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Teheran, katanya, terbuka apabila pemerintah Indonesia ingin melakukan komunikasi dan interaksi mengenai situasi terkini di Iran. Namun demikian, ia mencatat hingga kini belum ada kontak mengenai itu.

"Kami menghargai niat baik yang disampaikan oleh Pemerintah Republik Indonesia, tetapi sampai saat ini belum ada langkah berkaitan dengan hal tersebut, dan kami masih belum mengetahui apakah langkah seperti ini dapat berdampak atau berpengaruh atau tidak," kata Boroujerdi dalam jumpa pers di kediamannya di Jakarta, Senin (2/3).

"Tetapi jika Pemerintah Indonesia ingin melakukan komunikasi dan interaksi dan berbicara dengan pihak Iran, tentu hal tersebut memungkinkan," imbuhnya.

Boroujerdi menuturkan Iran bersedia menjalin komunikasi dengan Indonesia terkait situasi di negaranya. Kendati begitu, Teheran tak menjamin mediasi yang hendak dilakukan RI akan berhasil.

[Gambas:Video CNN]

"Komunikasi dan berbicara memungkinkan, tetapi saya tidak bisa memberikan jawaban dan tidak tahu apakah mediasi dapat dilakukan atau tidak. Dan apakah di situasi seperti ini, mungkinkah mediasi bisa mengeluarkan sebuah hasil atau tidak, saya tidak bisa menjawabnya," ucapnya.

Prabowo pada Sabtu (28/2) menyatakan siap untuk memfasilitasi dialog antara Iran-AS. Kesiapan itu disampaikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui pernyataan di akun X.

"Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Presiden Republik Indonesia, menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dialog bagi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif dan apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia untuk bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi," demikian pernyataan Kemlu RI, Sabtu (28/2).

Kemlu RI menyesalkan perundingan AS-Iran yang gagal sehingga meletuskan eskalasi militer. Menurut RI, peningkatan ketegangan di Timur Tengah berpotensi mengganggu stabilitas kawasan serta perdamaian dan keamanan dunia.

"Indonesia menyerukan seluruh pihak untuk menahan diri dan mengedepankan dialog dan diplomasi," demikian pernyataan Kemlu RI.

"Indonesia kembali menekankan pentingnya menghormati kedaulatan dan integritas wilayah setiap negara serta menyelesaikan perbedaan melalui cara damai," lanjut Kemlu RI.

AS dan Israel meluncurkan serangan gabungan ke Iran pada Sabtu pagi waktu setempat. Serangan itu menargetkan fasilitas kepresidenan, kantor pemimpin tertinggi Iran, kantor-kantor kementerian, serta fasilitas militer Iran.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan sejumlah pejabat tinggi Iran tewas dalam serangan tersebut. Lebih dari 500 warga sipil juga meninggal dunia.

Iran murka dan langsung meluncurkan serangan udara ke berbagai wilayah Israel serta pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah. Setidaknya ledakan dilaporkan terjadi di wilayah Arab Saudi, Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab, Bahrain, hingga Irak.

Iran telah meminta Indonesia dan semua negara, khususnya negara Muslim, untuk tegas mengutuk serangan AS-Israel ini. Teheran juga meminta negara-negara Islam membela Iran di hadapan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

(blq/rds)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Entertainment |