Prancis Ikut AS, Siap Bantu Bela Arab Cs Lawan Serangan Iran

2 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Prancis menyatakan "siap" membela negara-negara Teluk Arab dan Yordania dari serangan Iran jika diperlukan, menyusul serangan balasan Teheran ke situs militer Amerika Serikat di sejumlah negara Timur Tengah.

Menteri Luar Negeri Jean-Noel Barrot mengatakan Prancis melayangkan solidaritas dan mendukung penuh terhadap negara-negara Arab yang terkena imbas serangan Iran. Teheran telah meluncurkan serangkaian serangan rudal dan drone ke sejumlah negara Teluk dengan menyatakan bahwa sasaran mereka adalah pangkalan militer Amerika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Serangan itu terjadi setelah Iran dihantam rudal AS dan Israel sejak Sabtu yang menewaskan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

"Kepada negara-negara sahabat yang secara sengaja menjadi sasaran rudal dan drone Garda Revolusi (Iran) dan terseret ke dalam perang yang tidak mereka pilih-Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Irak, Bahrain, Kuwait, Oman, dan Yordania-Prancis menyampaikan dukungan penuh dan solidaritas total," kata Barrot pada Senin (1/3) seperti dikutip AFP.

"Prancis siap, sesuai dengan perjanjian yang mengikatnya dengan para mitra serta berdasarkan prinsip pembelaan diri kolektif dalam hukum internasional, untuk ambil bagian dalam pertahanan mereka," tambahnya.

[Gambas:Video CNN]

Barrot menyebutkan sekitar 400.000 warga negara Prancis tercatat tinggal atau sedang berkunjung di negara-negara Arab dan Timur Tengah lainnya.

Selain Prancis, Jerman dan Inggris juga menyatakan kesiapan untuk membela kepentingan mereka serta sekutu-sekutu mereka di Timur Tengah jika diperlukan.

"Serangan ceroboh Iran telah menargetkan sekutu dekat kami dan mengancam personel militer serta warga sipil kami di seluruh kawasan," demikian pernyataan bersama Prancis, Jerman, dan Inggris. 

"Kami akan mengambil langkah untuk membela kepentingan kami dan sekutu-sekutu kami di kawasan, termasuk memungkinkan tindakan pertahanan yang diperlukan dan proporsional guna menghancurkan kemampuan Iran meluncurkan rudal dan drone dari sumbernya," lanjut pernyataan itu.

Serangan baru Iran kembali terdengar di sejumlah wilayah Teluk pada Senin pagi, termasuk di kota Dubai, Doha, dan Manama.

Militer Iran menyatakan telah menggunakan 15 rudal jelajah dalam serangan terhadap pangkalan udara AS di Kuwait dan negara Arab lainnya.

(rds)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Entertainment |