Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait wacana operator Kereta Cepat Whoosh diambil alih Kementerian Keuangan.
Ia masih enggan bicara tegas apakah wacana itu benar atau tidak. Namun, ia mengakui sudah melakukan pembahasan dengan Danantara untuk penyelesaian masalah Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
"Anda kata dari siapa? Rapatnya sudah putus," kata Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (7/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara sekaligus Chief Operating Officer (COO) Dony Oskaria menyebut Kemenkeu hanya akan mengambil saham di KCIC. Sementara operasional kereta cepat tetap di tangan KCIC dan KAI.
"Operasional tetap di KAI, karena memang kereta api Indonesia kan memang bidangnya itu," kata Dony.
Dony mengaku BP BUMN sudah berbicara dengan Purbaya. Namun, ia masih belum merinci perihal itu.
Dony menyebut ia bersama Purbaya akan menyampaikan mengenai proses penyelesaian utang dan pengambilalihan saham KCIC.
"Buat teman-teman sekalian penyelesaiannya sudah segera akan kita tandatangani dan kita bereskan," katanya.
Ia meyakinkan layanan KCIC takkan terganggu. Dony menyebut pelayanan akan semakin baik dan struktur pendanaan perusahaan juga menjadi lebih jelas.
"Saya tidak membicarakan lagi kenapa dulu misalkan impairment (penurunan nilai aset) yang gede, terjadi di karya, kenapa harus impairment banyak perusahaan itu kan kita tidak membicarakan itu," ucap dia.
(mnf/ins)
Add
as a preferred source on Google































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5440135/original/042410700_1765423920-IMG-20251210-WA0008.jpg)


















