Purbaya Terima Laporan 11 Perusahaan Prancis Tunda Investasi di RI

2 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerima laporan sedikitnya 11 perusahaan Prancis masih menahan realisasi investasi di Indonesia akibat persoalan regulasi dan kepastian aturan.

Di depan Purbaya, Duta Besar Indonesia untuk Prancis Mohammad Oemar mengatakan investor Prancis sangat memperhatikan kepastian regulasi sebelum menanamkan modal di suatu negara.

"Investor ingin lebih kepada predictability sehingga rencana investasi bisa diperkirakan berjalan sesuai perusahaan," ujar Oemar secara daring dalam International Seminar on Debottlenecking di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (12/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengungkapkan selama empat tahun terakhir, terdapat 11 perusahaan asal negara tersebut yang hingga kini masih menunda investasi di Indonesia.

"Berbagai catatan selama empat tahun bertugas, 11 perusahaan Prancis masih dalam proses pending terkait beberapa rencana peraturan yang masih kekurangan predictability," katanya.

Merespons hal itu, Purbaya memastikan pemerintah siap membantu menyelesaikan hambatan investasi melalui Satgas Debottlenecking atau Satgas Percepatan Program Pemerintah untuk Mendukung Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi (P3-MPPE).

Menurut Purbaya, keberadaan satgas tersebut diharapkan menjadi jalur penyelesaian cepat bagi investor asing yang menghadapi kendala birokrasi maupun regulasi di Indonesia.

"Jadi kalau yang sebelas tadi lapor, sebelas-sebelasnya pasti masuk," ujar Purbaya kepada wartawan usai acara.

Ia memperkirakan setidaknya separuh dari proyek investasi tersebut bisa segera direalisasikan apabila kendalanya dilaporkan secara resmi kepada satgas.

"Let's say 50 persen itu akan bisa tertangani dalam waktu yang enggak terlalu lama kalau mereka lapor. Tapi kalau mereka enggak lapor ya kita enggak tahu," katanya.

Purbaya juga menegaskan pemerintah akan memberikan disinsentif kepada kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah yang dinilai menghambat investasi.

"Saya baru tahu, saya punya kekuatan dalam kendalikan daerah, jadi apa pun yang mengganggu investasi akan kita kasih disinsentif," ujarnya.

Ia memastikan pemerintah akan serius menjalankan hasil sidang Satgas Debottlenecking untuk memperbaiki iklim investasi nasional.

"Jadi saya enggak ngomong saja, karena kita punya power sedikit untuk memastikan semuanya menjalankan keputusan dari sidang debottlenecking," ujar Purbaya.

[Gambas:Video CNN]

(lau/sfr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Entertainment |