Rupiah Tembus Level Terendah Sepanjang Sejarah, Ini Kata Airlangga

3 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara terkait kondisi nilai tukar rupiah yang menyentuh angka Rp17.105 per dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa (7/4).

Airlangga menyebut bukan hanya nilai tukar rupiah yang menurun, tapi juga banyak mata uang negara lain.

"Itu bukan hanya rupiah, berbagai currency lain juga demikian," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (7/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nilai tukar rupiah mencatatkan rekor terlemah sepanjang sejarah pada Selasa (7/4) dengan nilai sebesar Rpp17.105 per dolar AS.

Rupiah melemah 70 poin atau 0,41 persen dari perdagangan sebelumnya.

Level tersebut sekaligus menandai level terendah baru sepanjang sejarah pergerakan rupiah. Sebelumnya, rupiah sempat menyentuh level terendah pada krisis moneter 1998 dan berada di level Rp16.800 per dolar AS.

[Gambas:Youtube]

Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp17.092 per dolar AS.

Mayoritas mata uang di kawasan Asia bergerak di zona hijau. Yen Jepang menguat 0,08 persen, baht Thailand menguat 0,21 persen, yuan China menguat 0,33 persen, peso Filipina melemah 0,46 persen, dan won Korea Selatan menguat 0,77 persen.

Dolar Singapura juga menguat 0,10 persen dan dolar Hong Kong terpantau menguat 0,1 persen pada penutupan perdagangan sore ini.

Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah tertekan hingga ke level terdalam sepanjang sejarah pada penutupan Selasa (7/4) utamanya disebabkan kekhawatiran perang di Timur Tengah.

"Walau sentimen eksternal masih beragam, investor masih terpecah, beberapa masih memperkirakan akan ada perdamaian, beberapa mengantisipasi eskalasi," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com, Selasa (7/4).

(mnf/ins)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Entertainment |