Jakarta, CNN Indonesia --
Kompleks olahraga Azadi yang ikonik di kota Teheran hancur setelah menjadi sasaran rudal AS-Israel, menurut Tasnim.
Serangan brutal AS-Israel itu menghantam stadion berkapasitas 12.000 tempat duduk tersebut. Ini adalah stadion yang biasa digunakan untuk pertandingan voli, gulat, dan futsal.
Klub sepak bola Persepolis yang berbasis di Teheran, mengutuk serangan tersebut. Serangan ke fasilitas olahraga tidak dibenarkan karena olahraga melambangkan perdamaian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam komplek olahraga Azadi juga terdapat gedung Federasi Balap Sepeda Iran, kolam renang utama Federasi Dayung. Semuanya luluh lantak karena serangan itu.
Menurut Tasnim, AS-Israel juga menargetkan kompleks olahraga lain bernama Besat, di selatan Teheran. Setidaknya tujuh rudal ditembakkan jet tempur AS-Israel pada Kamis (5/3).
Ini kontras dengan serangan yang dilakukan Iran. Negeri para Mullah ini juga membombardir Israel, tetapi sasaran utamanya adalah markas-markas militer AS-Israel.
Perang Iran versus AS-Israel sudah berlangsung sepekan. Perang ini pertama kali dilancarkan AS-Israel dengan menyerang pemimpin tertinggi Iran, termasuk Ali Khamenei.
Serangan ini membuat Iran yang tidak melakukan tindakan militer selama masa diplomasi, terpaksa melakukan balasan. Bahkan, kini ada potensi perang kian meluas ke wilayah lainnya.
Karena situasi ini kegiatan olahraga di Iran dihentikan sementara tanpa kepastian kapan dimulai kembali. Kompetisi sepak bola dan lainnya hingga kini masih ditunda.
(abs/abs)


















































