Teknologi Cas 5 Menit Dapat 400 Km Milik BYD Bakal Dibawa ke RI?

2 hours ago 3

CNN Indonesia

Sabtu, 29 Nov 2025 08:00 WIB

BYD punya teknologi baru, yaitu pengecasan super cepat yang diklaim dalam lima menit bisa membuat mobil listrik dikendarai 400 km. BYD punya teknologi baru, yaitu pengecasan super cepat yang diklaim dalam lima menit bisa membuat mobil listrik dikendarai 400 km. (CNNIndonesia/Febri Ardani)

Jakarta, CNN Indonesia --

BYD memperkenalkan teknologi pengecasan super cepat di Indonesia yang diklaim mampu memangkas signifikan waktu pengisian daya baterai. Apakah sistem bernama BYD Megawatt Charging ini akan dirilis dalam negeri?

Teknologi ini lahir pertama kali di China melalui platform anyar yang dikembangkan BYD, yaitu Super e-Platform.

Super e-Platform itu menawarkan arsitektur kendaraan bertegangan tinggi, bahkan mencapai 1.000 volt. Penggunaan platform ini memungkinkan mobil listrik BYD memiliki pengisian daya super cepat hingga 1 megawatt alias 1.000 kW.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam paparannya, bila mobil listrik BYD menggunakan platform tersebut, maka saat baterai diisi lima menit, itu bisa membuat mobil melaju 400 km.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belum lagi, platform ini telah dilengkapi motor listrik dengan putaran 30 ribu rpm yang mampu membawa mobil melesat 300 km per jam.

Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations BYD Motor Indonesia menerangkan sejauh ini teknologi tersebut masih dalam tahap perkenalan.

"Ya memang megawatt charging itu kami baru mulai dulu pengenalannya itu di China. Dan di global ini lebih ke familiarization dulu bahwa prospek perkembangan teknologi khususnya di charging itu sudah sampai situ," kata Luther di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, ICE BSD Tangerang, belum lama ini.

Melalui teknologi tersebut, ia mengatakan pihaknya ingin menjawab kegelisahan terkait waktu tunggu pengisian baterai kendaraan listrik, di mana hal itu menjadi salah satu isu yang banyak dibicarakan masyarakat.

Apakah BYD akan menerapkan teknologi tersebut pada mobil listrik yang dijual di Indonesia? Luther bilang hal itu butuh persiapan mendalam.

"Kemudian untuk membawa ke Indonesia itu ada beberapa hal yang kita harus persiapkan. Khususnya di infrastruktur yang ada di Indonesia, kedua kendaraan yang siap untuk menerima pengecasan seperti itu," kata dia.

"Tapi itu seperti biasa, teknologi ini sangat dinamis, sangat cepat. Sekarang bukan tidak mungkin dalam waktu dekat kita juga bisa bawa," katanya menambahkan.

(ryh/fea)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Entertainment |