Surabaya, CNN Indonesia --
Pelatih Timnas Malaysia U-17 Muhammad Shukor Bin Adnan mematok target lolos semifinal Piala AFF U-17 2026 di Indonesia.
Shukor Bin Adnan mengatakan timnnya yang didominasi pemain U-16 telah melakukan persiapan selama tiga pekan terakhir guna menyatukan visi bermain. Ia yakin timnya mampu tampil kompetitif di Indonesia.
"Untuk tim Malaysia, kami telah melakukan persiapan dalam masa tiga minggu. Pemain-pemain ini adalah pemain-pemain yang dikumpulkan. Dan pemain-pemain yang hadir pada turnamen ini adalah semuanya di umur 16 tahun," kata Shukor di Surabaya, Sabtu (11/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berada di grup yang kompetitif bersama tuan rumah Indonesia, Vietnam dan Timor Leste, Shukor mengatakan pemainnya tidak akan merasa inferior. Mereka akan bermain dengan motivasi tinggi menghadapi tim-tim kuat di wilayah Asia Tenggara.
"Tapi bukan alasan umur menjadi faktor untuk tim Malaysia. Kami akan memberikan yang terbaik. Dan ini adalah satu peluang bagi pemain-pemain Malaysia untuk eksplorasi di Indonesia dalam turnamen yang agak besar," ucapnya.
"Jadi, saya rasa pemain-pemain tidak akan mengenal usia muda ataupun lawan yang agak kuat dalam grup ini. Saya rasa pemain-pemain ada motivasi yang bagus. Dan mereka akan berjuang sampai sebaiknya dalam turnamen ini," tambahnya.
Soal target, Shukor mengatakan pihaknya membidik tiket semifinal dalam kompetisi ini. Meski demikian dirinya pribadi meminta para pemain untuk tetap fokus pada setiap pertandingan yang dihadapi.
"Untuk kami, bagi saya, lebih baik kita game-by-game. Lagi-lagi, walaupun kita punya target adalah ke semifinal. Tapi untuk pemain-pemain, saya menekankan lebih baik kita [fokus] satu game ke satu game. Lebih baik, karena ini adalah satu kompetisi. Meskipun kita mengatakan remaja, tim tidak memiliki target yang besar. Tapi untuk mereka, mereka memiliki target yang besar untuk berkembang," ucapnya.
Selain itu, menghadapi persaingan di grup neraka, Shukor mengaku telah menyiapkan mentalitas dan psikologi pemain. Ia mewaspadai kekuatan Indonesia sebagai tuan rumah dan Vietnam yang kuat, dan tetap tidak meremehkan Timor Leste.
"Jadi untuk pemain-pemain saya, saya rasa mereka sudah siap. Meskipun kita tahu, kami dalam grup yang kuat. Dengan Indonesia tuan runah, dan Vietnam kita tahu salah satu tim yang agak kuat dalam remaja hingga ke senior."
"Tapi itu bukan sebagai alasan kami. Dan kita tidak boleh memperkecilkan Timor Leste juga. Karena sepak bola, apa saja bisa terjadi. Yang penting, bagaimana pemainnya siap dalam psikologi dan mentalnya pada hari pertandingan," tuturnya.
(frd/frd/jun)
Add
as a preferred source on Google

















































