Trump: Angkatan Laut AS Segera Kawal Kapal Minyak Lintasi Selat Hormuz

3 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Angkatan Laut AS bakal segera mengawal kapal-kapal tanker minyak yang melintas di Selat Hormuz.

"Itu akan segera terjadi," kata Trump ketika ditanya soal rencana pengawalan kapal minyak di Selat Hormuz, Jumat (13/3), melansir CNN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Trump sesumbar pihaknya bisa mengatasi ketegangan yang terjadi di kawasan tersebut. Ia juga mengatakan bahwa pihaknya sudah melancarkan serangan dahsyat ke wilayah Iran.

Trump mengaku tidak memiliki tenggat waktu atau sampai kapan perang dengan Iran berlangsung. Menurutnya perang tersebut bakal berlangsung "selama yang diperlukan".

"Saya tidak bisa memberitahukannya kepada Anda. Maksud saya, saya memang punya pendapat sendiri, tapi apa gunanya? Ini akan berlangsung selama diperlukan," kata Trump.

"Mereka [Iran] telah hancur lebur. Negara mereka dalam keadaan yang memprihatinkan. Semuanya sedang runtuh," lanjut dia.

AS sebelumnya juga melancarkan serangan udara besar-besaran ke markas militer Iran di Pulau Kharg, dekat Selat Hormuz. Menurut Trump serangan itu merupakan salah satu yang paling dahsyat dalam sejarah Timur Tengah.

Dalam serangan tersebut AS memilih menghindari mengebom fasilitas minyak Iran di pulau itu. Namun, dia mengancam akan mempertimbangkan menghancurkan infrastruktur minyak apabila Iran dan sekutunya mengganggu kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz.

"Namun, jika Iran, atau pihak mana pun, melakukan tindakan apa pun yang mengganggu kebebasan dan keamanan pelayaran kapal melalui Selat Hormuz, saya akan segera mempertimbangkan kembali keputusan ini," tambah Trump dalam sebuah postingan di Truth Social.

Pulau Kharg selama ini dikenal sebagai pusat ekspor minyak Iran. Sebagian besar minyak mentah Iran dimuat dari pulau itu sebelum dikirim ke negara pembeli.

Dengan menghantam instalasi militer di sana, AS diyakini ingin membatasi kemampuan Iran melancarkan serangan rudal terhadap kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz.

AS meyakini Iran menggunakan Pulau Kharg untuk melancarkan serangan rudal terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Dengan menyerang fasilitas militer di pulau tersebut, AS memberi sinyal bahwa mereka dapat membatasi kemampuan Iran untuk menargetkan kapal-kapal di selat tersebut.

Ancaman terhadap infrastruktur minyak di Kharg juga dinilai signifikan. Jika fasilitas itu diserang, dampaknya bisa langsung mengguncang pasar energi global, mengingat Hormuz menyalurkan sekitar seperlima perdagangan minyak dunia.

(dmi/dmi)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Entertainment |