Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Donald Trump menyatakan sejumlah negara akan membantu Amerika Serikat memblokade laut terhadap kapal-kapal Iran yang keluar masuk di Selat Hormuz, pada Minggu (12/4).
Trump menyebut negara-negara di kawasan Teluk Persia sudah turut membantu upaya itu, namun tidak merinci negara mana saja yang terlibat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan itu disampaikan setelah negosiasi Iran-AS yang berlangsung selama akhir pekan kemarin di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri perang kedua negara.
"Kami akan melakukan blokade. Memang akan memakan waktu, tetapi dalam waktu dekat akan efektif," ujar Trump dalam wawancara dengan Fox News, dikutip Anadolu Agency.
"Kami pikir sejumlah negara akan mendukung langkah itu, sementara kami (AS) akan melakukan blokade secara menyeluruh. Kami tidak akan membiarkan Iran memperoleh keuntungan dari penjualan minyak hanya kepada pihak-pihak tertentu," tambah dia.
Trump juga mengatakan AS bersama negara lain akan mengirim kapal penyapu ranjau ke Selat Hormuz untuk membersihkan ranjau yang diduga dipasang Iran.
"Kami akan menjatuhkan satu ranjau, dua ranjau. Dan jika Anda memiliki kapal yang harganya US$1 miliar (sekitar Rp17 triliun), Anda akan berkata 'Yah, saya lebih suka tidak terkena ranjau, kehilangan kapal saya atau setidaknya merusaknya parah," ujar Trump.
"Kami (AS) memiliki kapal penyapu ranjau berteknologi canggih, serta kami juga menambah kapal penyapu ranjau yang lebih tradisional. Jadi saya mengerti... Inggris dan beberapa negara lain mengirimkan kapal penyapu ranjau," ujar Trump.
Negosiasi AS-Iran di Islamabad
Selama negosiasi dengan Iran di Islamabad pada Sabtu lalu, Trump menggambarkan pertemuan itu berjalan baik, dengan kedua pihak menyepakati sekitar 95% isu, kecuali program nuklir Iran.
"Kami melakukan negosiasi yang sangat intensif, dan di akhir sesi menjadi ramah, dan kami mendapatkan hampir semua poin yang kami butuhkan, kecuali fakta mereka menolak program nuklir mereka dihentikan," kata Trump.
"Mengenai isu penting, mereka ingin memiliki senjata nuklir. Mereka tidak akan memiliki senjata nuklir," tambah dia.
Ia juga menyatakan telah menjalankan kampanye maksimal terhadap Iran, dengan tekanan yang hampir mencakup seluruh wilayah negara itu.
"Kami telah berkeliling seluruh negeri. Satu-satunya yang tersisa hanyalah air mereka, yang akan sangat menghancurkan mereka," ujar Trump.
Trump kembali mengancam akan menargetkan infrastruktur Iran seperti pembangkit listrik, jembatan, serta fasilitas air dan desalinasi, dan menyebut masih ada target lain yang dapat disasar.
Selain itu, ia mengatakan akan memberlakukan tarif sebesar 50% terhadap China dan negara lain jika mereka mengirim senjata ke Iran.
(rnp/rds)
Add
as a preferred source on Google
















































