Trump Tak Jadi Bertemu Xi Jinping di China, Mau Fokus Perang Dulu

8 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menunda perjalanannya ke China untuk menemui Presiden Xi Jinping, yang semula direncanakan pada akhir Maret ini.

Trump tak merinci waktu pasti kapan dia akan ke China, namun mengatakan penundaan ini mungkin akan berlangsung hingga bulan depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami telah meminta agar hal itu ditunda sekitar satu bulan," kata Trump pada Senin (16/13), dikutip Al Jazeera

Dia mengatakan penundaan kunjungan ini bukan karena alasan lain, namun karena perang yang membara di Timur Tengah.

"Tidak ada trik di baliknya. Sangat sederhana. Kita sedang menghadapi perang. Saya rasa penting bagi saya untuk berada di sini," ujar Trump.

Pertemuan Trump dan Xi Jinping mulanya dijadwalkan pada 31 Maret hingga 2 April. Namun, penundaan ini juga berarti bagaimana Iran mengacukan kebijakan luar negeri AS ini.

Hal ini juga berisiko memperbesar ketegangan antara Washington dan Beijing. Sebab, perang di Iran mencakup pembatasan perdagangan dan Taiwan sebagai bagian dari spektrum isu yang memicu gejolak AS-China.

Sementara itu, Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan Trump sangat antusias dan tak sabar ingin ke China.

"Presiden sangat menantikan kunjungannya ke China. Tanggalnya mungkin akan diubah,* ungkap Leavitt.

Lebih lanjut, Leavitt mengatakan prioritas utama Trump saat ini adalah memastikan AS Cs menang dalam medan pertempuran. Leavitt juga tak memberi rinci kapan Trump akan berkunjung ke China.

"Prioritas utamanya saat ini adalah memastikan keberhasilan berkelanjutan dari Operasi Epic Fury ini. Jadi, kami akan terus memberi tahu Anda tentang tanggalnya sesegera mungkin," kata dia.

Trump menunda perjalanan usai Timur Tengah bergejolak setelah Amerika Serikat dan Israel menggempur habis-habisan Iran pada akhir Februari.

Iran lalu membalas serangan ke Israel dan aset militer serta Kedutaan Besar AS di Timur Tengah. Mereka meyakini pangkalan militer itu digunakan untuk menyerang Iran.

(isa/dna)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Entertainment |