CNN Indonesia
Rabu, 25 Mar 2026 02:00 WIB
Ilustrasi. Studi terbaru mengungkap, perubahan kecil gaya hidup sehari-hari dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular hingga 10 persen. (istockphoto/Ivan-balvan)
Jakarta, CNN Indonesia --
Sebuah studi terbaru mengungkap, perubahan kecil dalam gaya hidup sehari-hari dapat memberikan dampak besar dalam mengurangi risiko serangan jantung dan stroke.
Penelitian ini menunjukkan, menambah waktu tidur, meningkatkan aktivitas fisik ringan, serta mengonsumsi lebih banyak sayuran secara sederhana tetapi konsisten, dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular hingga sekitar 10 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perubahan kecil bermanfaat besar untuk kesehatan kardiovaskular
Menurut studi yang dipublikasikan dalam European Journal of Preventive Cardiology, ada tiga hal kecil yang bisa dilakukan seseorang untuk mengurangi risiko mengalami serangan jantung atau stroke secara signifikan.
Apa saja tiga perubahan kecil tersebut? Ini daftarnya:
- Menambah 11 menit tidur setiap malam
- Berjalan cepat selama 4,5 menit lebih lama
- Menambah konsumsi sayuran sebanyak seperempat cangkir per hari
Para peneliti menegaskan, perubahan kecil ini jauh lebih mudah dilakukan dan dipertahankan oleh kebanyakan orang dibandingkan dengan melakukan perubahan gaya hidup besar-besaran sekaligus.
Penelitian ini melibatkan para ahli dari Australia, Chile, dan Brasil yang menganalisis data lebih dari 53.000 orang dewasa paruh baya di Inggris.
Data diambil dari Biobank study, yang merekam kebiasaan tidur dan aktivitas fisik peserta menggunakan teknologi wearable seperti smartwatch, serta informasi pola makan yang dilaporkan sendiri oleh para peserta.
Selama delapan tahun masa pengamatan, para peneliti mengamati 2.034 kejadian kardiovaskular utama. Hasil studi menunjukkan, kombinasi gaya hidup optimal dapat menurunkan risiko serangan jantung dan stroke hingga 57 persen.
Gaya hidup optimal yang dimaksud, yakni pola makan seimbang, tidur 8-9 jam per malam, dan melakukan aktivitas fisik sedang hingga berat minimal 42 menit per hari.
Pesan peneliti: melakukan perubahan kecil lebih realistis
Dr. Nicholas Koemel, penulis utama dan peneliti di University of Sydney, menyoroti kekuatan dari perubahan kecil yang terakumulasi.
"Kami menunjukkan bahwa menggabungkan perubahan kecil di beberapa area kehidupan kita dapat memiliki dampak positif yang sangat besar pada kesehatan kardiovaskular kita," kata Koemel, seperti dikutip dari The Independent.
Ia menambahkan, perubahan kecil ini lebih realistis dan berkelanjutan dibandingkan berusaha mengubah satu kebiasaan secara drastis.
"Saya mendorong orang untuk tidak mengabaikan pentingnya melakukan satu atau dua perubahan kecil pada rutinitas harian Anda, sekecil apa pun perubahan itu," kata Koemel lagi.
Sementara itu, Profesor Emmanuel Stamatakis, penulis senior studi sekaligus profesor di University of Sydney dan Monash University, menyatakan rencana pengembangan alat digital baru untuk membantu masyarakat menerapkan perubahan gaya hidup sehat.
"Kami berencana untuk mengembangkan temuan ini untuk mengembangkan alat digital baru yang mendukung orang dalam melakukan perubahan gaya hidup positif dan membangun kebiasaan sehat yang berkelanjutan," tutur Stamatakis.
(rti)
Add
as a preferred source on Google





































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5440135/original/042410700_1765423920-IMG-20251210-WA0008.jpg)












