Wakapolri Tinjau SPPG Polri di Kupang, Minta Pengawasan Diperketat

2 hours ago 2

CNN Indonesia

Minggu, 30 Nov 2025 02:34 WIB

Wakapolriq Komjen Pol Dedi Prasetyo meninjau SPPG atau dapur umum program MBG yang dikelola Polda NTT di Sekolah Polisi Negera Kupang, Sabtu (29/11) sore. Wakapolriq Komjen Pol Dedi Prasetyo meninjau SPPG atau dapur umum program MBG yang dikelola Polda NTT di Sekolah Polisi Negera Kupang, Sabtu (29/11) sore. (Dok. Istimewa).

Kupang, CNN Indonesia --

Wakapolriq Komjen Pol Dedi Prasetyo meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum yang dikelola Polda NTT di Sekolah Polisi Negera Kupang, Sabtu (29/11) sore.

Dalam peninjauan tersebut, Dedi yang didampingi Kapolda NTT Irjen Pol. Rudi Darmoko meminta agar pengawasan SPPG lebih diperketat agar bisa menghasilkan makanan yang bergizi bagi para penerima manfaat yang kebanyakan adalah para pelajar, bayi, balita dan ibu hamil.

"Pengawasan, standardisasi kami sudah sangat ketat dan sudah saya ingatkan semua produk makanan yang dihasilkan di SPPG Polri harus fresh dan benar-benar bernilai gizi guna memitigasi keracunan bagi penerima manfaat," kata Dedi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Dedi, pengawasan juga untuk menghindari dan meminimalisir terjadinya dampak negatif seperti keracunan yang dialami oleh penerima manfaat.

Dedi menyampaikan Polda NTT menargetkan untuk membangun 28 SPPG atau dapur umum diantaranya 12 titik SPPG Reguler dan 16 di daerah 3T untuk mendukung program makan bergizi gratis (MBG).

"Target (SPPG) di Polda NTT ada 28," ucapnya.

Lebih lanjut, Dedi berharap agar pelayanan MBG bagi penerima manfaat di NTT bisa memutus mata rantai dan menekan angka stunting di NTT.

Dalam peninjauan tersebut, Dedi juga berdialog dengan relawan, ahli gizi dan juga anggota Polri yang membantu di SPPG.

(ely/sfr)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Entertainment |